Al-Qur’an, Risalah, Hidayah, dan Keberanian Orang Beriman
“Al-Qur’an, Risalah, Hidayah, dan Keberanian Orang Beriman”
🟢 PEMBUKAAN
Hamdalah & shalawat
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Pembuka ringan (humor halus):
Jamaah sekalian…
Kalau HP kita saja butuh charger, iman juga butuh charger.
Bedanya, HP dicas pakai listrik…
Iman dicas pakai Al-Qur’an.
Dan hari ini, charger imannya bernama QS Yāsīn. 😄
(Jamaah biasanya langsung senyum, suasana cair)
🟢 BAGIAN 1
AL-QUR’AN: SUMPAH ALLAH ATAS KEBENARAN RISALAH
📖 QS Yāsīn 1–4
Arab:
يس
وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ
إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Terjemah:
“Yā Sīn. Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah. Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar termasuk para rasul. Yang berada di atas jalan yang lurus.”
🧠 Tafsir Ulama
-
Imam Al-Qurthubi – Al-Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān
“Allah bersumpah dengan Al-Qur’an karena keagungan dan hikmahnya sebagai hujjah terbesar atas kerasulan Nabi Muhammad ﷺ.”
-
Ibnu Katsir – Tafsīr al-Qur’ān al-‘Azhīm
“Ini adalah penegasan kerasulan Rasulullah ﷺ dan bantahan terhadap kaum kafir yang meragukannya.”
🎯 Pesan Dakwah
- Al-Qur’an bukan dongeng
- Nabi ﷺ bukan karangan manusia
- Islam bukan hasil budaya, tapi wahyu
Humor ringan:
Jamaah…
Al-Qur’an itu bukan forward WhatsApp tanpa sumber.
Ini langsung dari Allah, sanadnya sampai langit ke-7! 😄
🟢 BAGIAN 2
KENAPA BANYAK ORANG MENOLAK KEBENARAN?
📖 QS Yāsīn 6–9
Arab:
لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أُنذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ
إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلَالًا…
Terjemah:
“Agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, sehingga mereka lalai… Kami pasang belenggu di leher mereka…”
🧠 Tafsir Ulama
-
Fakhruddin Ar-Razi – Mafātīḥ al-Ghaib
“Belenggu dan tembok adalah perumpamaan kerasnya hati dan tertutupnya akal dari kebenaran.”
-
As-Sa’di – Taysīr al-Karīm
“Bukan mata mereka yang buta, tapi hati mereka yang tertutup.”
📖 Dalil penguat:
QS Al-Hajj 46
فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ
“Bukan mata yang buta, tetapi hati di dalam dada.”
Humor reflektif:
Ada orang matanya minus… pakai kacamata.
Ada orang hatinya minus… tak mau pakai Al-Qur’an.
Itu yang bahaya 😅
🟢 BAGIAN 3
SIAPA YANG BISA MENERIMA PERINGATAN?
📖 QS Yāsīn 11
Arab:
إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَٰنَ بِالْغَيْبِ
Terjemah:
“Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang yang mengikuti peringatan dan takut kepada Allah Yang Maha Pengasih walau tidak melihat-Nya.”
🧠 Hadis Pendukung
HR. Bukhari & Muslim
مَنْ خَافَ أَدْلَجَ
“Siapa yang takut, ia akan segera bersiap (menuju keselamatan).”
Makna:
- Takut kepada Allah bukan karena melihat neraka,
- tapi karena malu berbuat dosa meski sendirian
Humor lembut:
Kalau kamera CCTV rusak, orang berani macam-macam.
Tapi orang beriman yakin:
“CCTV Allah nggak pernah offline.” 😄
🟢 BAGIAN 4
SETIAP AMAL TERCATAT, BAHKAN JEJAKNYA
📖 QS Yāsīn 12
Arab:
وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ
Terjemah:
“Kami mencatat apa yang mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan.”
🧠 Penjelasan Ulama
- Ibnu Katsir:
“Termasuk amal jariyah, baik atau buruk, yang terus mengalir setelah kematian.”
📖 Hadis: HR. Muslim
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ
“Jika manusia mati, terputus amalnya kecuali tiga…”
Humor tajam tapi aman:
Hati-hati ninggalin jejak…
Jejak sandal di masjid hilang,
tapi jejak dosa di langit… nggak kehapus kecuali tobat. 😅
🟢 BAGIAN 5
TELADAN ORANG BERANI: HABIB AN-NAJJAR
📖 QS Yāsīn 20
Arab:
وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ
Terjemah:
“Dan datanglah dari ujung kota seorang laki-laki dengan bergegas.”
🧠 Tafsir
- Ibnu Katsir:
“Ia adalah Habib An-Najjar, seorang mukmin yang mempertaruhkan nyawanya demi membela para rasul.”
📖 Dalil keberanian iman:
QS Fussilat 30
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata ‘Rabb kami Allah’ lalu istiqamah…”
Humor inspiratif:
Habib datang lari-lari,
kita ke masjid… nunggu adzan kelima dulu 😄
Bukan karena jauh…
tapi karena iman kadang lagi mode hemat baterai.
🟢 PENUTUP
Pesan akhir:
- Al-Qur’an bukan sekadar dibaca, tapi diikuti
- Iman bukan diwarisi, tapi diperjuangkan
- Dakwah bukan tugas nabi saja, tapi tugas setiap mukmin
Kalimat penutup kuat:
Jangan tunggu jadi Habib An-Najjar di akhirat…
Jadilah Habib An-Najjar di rumah, di kantor, di masyarakat.
📚 KITAB RUJUKAN UTAMA
- Tafsīr Ibnu Katsīr
- Al-Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān – Al-Qurthubi
- Tafsīr As-Sa’di
- Mafātīḥ al-Ghaib – Ar-Razi
- Shahih Bukhari & Muslim
Post a Comment