AMANAH KELUARGA DI HADAPAN ALLAH: ANTARA DOA IBRAHIM DAN TANGIS PENYESALAN
“AMANAH KELUARGA DI HADAPAN ALLAH: ANTARA DOA IBRAHIM DAN TANGIS PENYESALAN”
(Tafsir Surah Ibrāhīm: 21–40)
PEMBUKAAN (±10 MENIT)
Hamdalah lirih dan perlahan
Alhamdulillāhilladzī ahyā qulūbanā ba‘da mautihā…
Segala puji bagi Allah…
Yang masih memberi kita napas…
Yang masih memberi kita waktu…
Yang masih memberi kita kesempatan menjadi orang tua…
menjadi anak…
menjadi keluarga…
sebelum satu per satu kita dipanggil pulang…
Shalawat dan salam…
kepada Nabi Muhammad ﷺ…
yang tangisnya bukan untuk dunia…
tapi untuk umat dan keluarganya…
BAGIAN I
HARI PENYESALAN: ORANG TUA & ANAK SALING SALAHKAN (Ayat 21–23)
(±15 MENIT)
📖 Dalil Al-Qur’an
وَبَرَزُوا لِلّٰهِ جَمِيعًا فَقَالَ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ اللّٰهِ مِنْ شَيْءٍ…
(QS. Ibrāhīm: 21)
Terjemah:
“Dan mereka semuanya menghadap kepada Allah, lalu orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang sombong: ‘Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikut kalian, maka dapatkah kalian menghindarkan kami dari azab Allah walau sedikit?’”
💬 Ulasan Ulama
- Imam Al-Qurthubi: Ini adalah dialog orang tua–anak, pemimpin–yang dipimpin, ketika amanah tidak ditunaikan.
- Ibnu Katsir: Penyesalan terbesar bukan dosa… tapi menyesatkan orang lain, termasuk anak sendiri.
🎙️ Sentuhan Emosional
Bayangkan…
anak berkata kepada orang tuanya di akhirat:
“Ayah…
dulu Ayah sibuk kerja…
tapi tidak mengajarkan aku salat…”
“Ibu…
dulu Ibu mengajariku sukses…
tapi tidak mengajarkanku takut pada Allah…”
📖 Pidato Iblis (Ayat 22)
وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ…
(QS. Ibrāhīm: 22)
“Aku hanya mengajak…
kalian sendiri yang mengikuti…”
💥 Pelajaran Parenting:
Anak tidak rusak karena setan saja,
tapi karena rumah kehilangan doa & teladan.
BAGIAN II
TAUHID DALAM KELUARGA: POHON IMAN ATAU POHON KERUSAKAN
(Ayat 24–27) (±15 MENIT)
📖 Dalil
مَثَلُ كَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ…
(QS. Ibrāhīm: 24–25)
Terjemah:
“Kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit.”
💬 Penjelasan Ulama
- Hasan Al-Bashri:
“Iman yang tidak diajarkan di rumah, akan tumbang saat anak keluar rumah.”
👨👩👧 Ilustrasi Nyata (Parenting)
Seorang ayah berkata:
“Saya gagal bukan karena anak saya nakal…
tapi karena saya terlalu sibuk
sampai lupa menanam iman…”
BAGIAN III
NIKMAT, KEINGKARAN, DAN WARISAN BURUK ORANG TUA
(Ayat 28–34) (±15 MENIT)
📖 Dalil
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ بَدَّلُوا نِعْمَتَ اللّٰهِ كُفْرًا…
(QS. Ibrāhīm: 28)
Terjemah:
“Mereka menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menyeret kaumnya ke dalam kebinasaan.”
💥 Makna Parenting:
Orang tua bukan hanya bertanggung jawab pada dirinya…
tapi pada arah hidup seluruh keluarga.
BAGIAN IV
DOA IBRAHIM: MODEL ORANG TUA BERTAUHID
(Ayat 35–40) (±20 MENIT)
📖 Doa Ibrahim
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
(QS. Ibrāhīm: 35)
“Ya Rabbku…
selamatkan aku dan anak cucuku dari syirik…”
💬 Ibnu Taimiyah
“Siapa yang takut syirik untuk dirinya, dialah orang beriman sejati.”
💔 Ilustrasi Nyata
Ada orang tua menangis:
“Saya takut anak saya sukses…
tapi lupa Allah…”
BAGIAN V
SALAT & DOA: WARISAN TERAKHIR ORANG TUA
(Ayat 40) (±10 MENIT)
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي…
(QS. Ibrāhīm: 40)
💬 Imam Nawawi:
“Doa orang tua adalah warisan yang tidak pernah mati.”
🌙 DOA PENUTUP SUPER LIRIH
(±10–15 MENIT – dibaca perlahan, terisak, jeda panjang)
Allahumma yā Rabb…
jika selama ini kami sibuk
tapi lalai menjaga iman keluarga kami…
ampuni kami…
Ya Allah…
jika ada luka antara ayah dan anak…
antara ibu dan anak…
sembuhkanlah…
Ya Allah…
jangan wafatkan kami
kecuali Engkau ridha…
Jadikan kalimat terakhir kami…
Lā ilāha illā Anta…
Jadikan keluarga kami
keluarga yang berkumpul kembali di surga…
Husnul khātimah… husnul khātimah… husnul khātimah…
Āmīn… Āmīn… Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…
Post a Comment