DARI GELAP KE CAHAYA: AMANAH ORANG TUA, IMAN, DAN AKHIR PERJALANAN ”Tadabbur Surah Ibrāhīm Ayat 1–20
“DARI GELAP KE CAHAYA: AMANAH ORANG TUA, IMAN, DAN AKHIR PERJALANAN”
Tadabbur Surah Ibrāhīm Ayat 1–20
PEMBUKAAN (±10 MENIT)
(Nada tenang, lirih)
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah…
Allah yang tidak pernah meninggalkan hamba-Nya di dalam gelap…
Allah yang tidak membiarkan air mata jatuh sia-sia…
Allah yang mengutus wahyu,
bukan hanya untuk dibaca…
tetapi untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
kepada keluarganya,
kepada para sahabatnya,
dan kepada setiap orang tua
yang sedang berjuang menjaga iman keluarganya…
Hadirin yang dirahmati Allah…
Surah Ibrāhīm bukan sekadar kisah para nabi.
Ia adalah cermin rumah kita.
Ia adalah potret perjuangan orang tua.
Ia adalah peringatan tentang akhir hidup.
AYAT 1 — MISI BESAR AL-QUR’AN: KELUAR DARI GELAP
Firman Allah:
الٓر ۚ كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ
“Alif Lām Rā. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya, dengan izin Rabb mereka.”
Ulasan Ulama
- Imam Al-Qurṭubī: “Zulumāt adalah kebodohan, syirik, dan kerusakan akhlak. Nūr adalah iman dan ketaatan.”
- Ibnu Katsīr: “Setiap ayat Al-Qur’an sejatinya mengajak manusia keluar dari satu kegelapan menuju satu cahaya.”
Refleksi Parenting
Hadirin…
Anak-anak kita tidak selalu gelap karena nakal,
tapi sering karena tidak dituntun dengan cahaya.
Cahaya itu:
- teladan shalat
- kejujuran orang tua
- doa yang tidak putus
Jika rumah tanpa Al-Qur’an,
anak mencari cahaya di luar…
dan sering menemukannya di tempat yang salah.
AYAT 3 — KETIKA DUNIA MENJADI TUJUAN, AKHIRAT TERLUPAKAN
Firman Allah:
الَّذِينَ يَسْتَحِبُّونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا عَلَى الْآخِرَةِ…
“Orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada akhirat…”
Hadis Pendukung
Rasulullah ﷺ bersabda:
حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ
“Cinta dunia adalah pangkal dari setiap kesalahan.”
(HR. Al-Baihaqi – hasan menurut sebagian ulama)
Ilustrasi Keluarga
Ada ayah yang berkata:
“Yang penting anak sukses dulu, urusan agama nanti.”
Padahal…
ketika iman tidak ditanam sejak kecil,
nanti kita akan menangis ketika iman itu tidak tumbuh.
AYAT 4 — BAHASA KAUM: KOMUNIKASI DALAM PARENTING
Firman Allah:
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِ
“Kami tidak mengutus seorang rasul kecuali dengan bahasa kaumnya.”
Ulasan Imam Fakhruddin Ar-Razi
“Hidayah tidak sampai tanpa pemahaman.”
Pelajaran Parenting
Anak-anak kita hidup di zaman berbeda:
- bahasa mereka berbeda
- dunia mereka berbeda
Jika orang tua hanya memerintah tanpa memahami, nasihat berubah menjadi tekanan.
AYAT 5–7 — SYUKUR DALAM KELUARGA
Firman Allah:
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
“Jika kalian bersyukur, pasti Aku tambah nikmat kalian.”
Ulasan Ibnu ‘Athaillah
“Nikmat yang disyukuri akan bertahan, nikmat yang diingkari akan pergi.”
Kisah Nyata
Ada keluarga sederhana:
- rumah kecil
- penghasilan pas-pasan
- tapi shalat berjamaah terjaga
Anaknya tumbuh penuh adab.
Ada pula rumah mewah:
- fasilitas lengkap
- tapi tanpa sujud
- tanpa doa
Anaknya tumbuh dengan luka.
AYAT 9–14 — PENOLAKAN TERHADAP KEBENARAN
Setiap nabi:
- ditolak
- dicemooh
- diancam
Firman Allah:
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُم مِّنْ أَرْضِنَا
“Kami akan mengusir kalian dari negeri kami…”
Pelajaran Hidup
Menjaga iman tidak pernah populer.
Mendidik anak dengan takwa sering dianggap kuno.
Tapi Allah berjanji:
“Kami pasti menolong orang yang takut kepada-Ku.”
AYAT 15–17 — AKHIR KEZALIMAN
Ayat ini keras…
karena kezaliman dalam keluarga juga keras akibatnya.
Ulasan Ibnu Katsir
“Azab digambarkan dengan detail agar manusia takut sebelum terlambat.”
Hadirin… jangan remehkan:
- doa anak yang terzalimi
- air mata pasangan
- amanah yang disia-siakan
AYAT 18 — AMAL TANPA IMAN
Firman Allah:
كَرَمَادٍ اشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيحُ
“Seperti abu yang diterbangkan angin…”
Pelajaran
Sebanyak apa pun usaha orang tua:
- jika tanpa iman
- tanpa niat karena Allah
akan hilang di akhirat.
AYAT 19–20 — ALLAH TIDAK BUTUH KITA
Firman Allah:
إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيدٍ
“Jika Dia menghendaki, Dia binasakan kalian dan ganti dengan makhluk baru.”
Renungan Penutup
Allah tidak butuh kita…
kitalah yang butuh Allah.
DOA
اللهم يا نور السماوات والأرض…
Ya Allah…
jika rumah kami masih gelap…
terangi dengan iman…
Jika kami lalai sebagai orang tua…
ampuni kami…
Jangan Engkau cabut hidayah dari anak-anak kami
karena dosa kami…
Ya Allah…
jadikan akhir hidup kami
akhir yang Engkau ridai…
Wafatkan kami dalam iman…
dalam Islam…
dalam keadaan Engkau cintai…
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا
بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
Amin… Amin ya Rabbal ‘ālamīn…
Post a Comment