Doa, Keadilan Allah, Hari Pembalasan, dan Amanah Al-Qur’an
Doa, Keadilan Allah, Hari Pembalasan, dan Amanah Al-Qur’an
I. DOA TERAKHIR IBRAHIM: KELUARGA & IMAN (AYAT 41)
📖 Dalil Al-Qur’an
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Terjemah:
“Ya Rabb kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang-orang mukmin pada hari ditegakkannya hisab.”
(QS. Ibrāhīm: 41)
🧠 Tafsir Jalalain (Inti Makna)
- Doa ini dipanjatkan sebelum jelas bahwa ayah Nabi Ibrahim wafat dalam kekafiran.
- Menunjukkan luasnya kasih sayang seorang nabi, bahkan kepada orang tua.
💬 Ulasan Ulama
- Imam An-Nawawi:
Doa untuk orang tua adalah amal yang terus mengalir, selama tidak bertentangan dengan akidah. - Ibnu Katsir:
Ayat ini menunjukkan bahwa iman tidak memutus adab, meski akidah harus dijaga.
🎯 Pelajaran
- Orang beriman tidak menyimpan dendam, bahkan di akhir doa pun masih menyebut keluarga.
- Doa adalah warisan paling panjang umur dari seorang hamba.
II. ALLAH TIDAK PERNAH LALAI: PENUNDAAN BUKAN PEMBIARAN (AYAT 42–43)
📖 Dalil Al-Qur’an
وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ…
Terjemah:
“Jangan sekali-kali kamu mengira Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang zalim…”
(QS. Ibrāhīm: 42)
🧠 Tafsir
- Allah menangguhkan, bukan melupakan.
- Hari itu mata terbelalak, hati kosong, kepala mendongak ketakutan.
💬 Ulasan Ulama
- Al-Qurthubi:
Ini adalah ancaman paling halus sekaligus paling menggetarkan. - Hasan Al-Bashri:
“Jika Allah langsung menghukum, tak ada manusia tersisa. Tapi penundaan bukan berarti aman.”
🎯 Pelajaran
- Jangan tertipu oleh kelapangan orang zalim.
- Diamnya Allah hari ini adalah keadilan-Nya esok hari.
III. PENYESALAN YANG TERLAMBAT (AYAT 44–45)
📖 Dalil
رَبَّنَا أَخِّرْنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ…
Terjemah:
“Ya Rabb kami, tangguhkanlah kami sebentar saja, niscaya kami akan mematuhi seruan-Mu…”
(QS. Ibrāhīm: 44)
🧠 Tafsir
- Permintaan kembali ke dunia ditolak.
- Karena kesempatan sudah habis.
💬 Hadis Pendukung
قال رسول الله ﷺ:
«إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ…»
(HR. Muslim)
Terjemah:
“Jika manusia wafat, terputuslah amalnya…”
💬 Ulasan Ulama
- Imam Ghazali:
Penyesalan di akhirat tidak bernilai pahala, hanya menambah siksa batin.
🎯 Pelajaran
- Taubat hanya berlaku selama nyawa belum sampai tenggorokan.
- Dunia adalah ladang, akhirat panen.
IV. MAKAR MANUSIA VS KETEGUHAN SYARIAT (AYAT 46–47)
📖 Dalil
وَقَدْ مَكَرُوا مَكْرَهُمْ وَعِنْدَ اللَّهِ مَكْرُهُمْ…
Terjemah:
“Mereka telah membuat makar yang besar, tetapi di sisi Allah-lah makar mereka…”
🧠 Tafsir Jalalain
- Makar sebesar apa pun tidak meruntuhkan gunung agama.
- Islam digambarkan seteguh gunung.
💬 Ulasan Ulama
- Ibnu Taimiyah:
Kebenaran mungkin tertindas, tapi tidak pernah tumbang.
🎯 Pelajaran
- Jangan takut pada konspirasi manusia.
- Takutlah jika iman sendiri yang runtuh.
V. HARI PENGGANTIAN ALAM & HISAB CEPAT (AYAT 48–51)
📖 Dalil
يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ…
Terjemah:
“Pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain…”
🧠 Hadis Shahih
عن عائشة رضي الله عنها
قالت: سألتُ رسولَ الله ﷺ عن قوله:
«يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ»
قال: «عَلَى الصِّرَاطِ»
(HR. Muslim)
Terjemah:
“Manusia berada di atas shirath.”
💬 Ulasan Ulama
- Imam Nawawi:
Hisab Allah cepat, adil, dan tak bisa dihindari.
VI. AL-QUR’AN: PERINGATAN TERAKHIR BAGI ORANG BERAKAL (AYAT 52)
📖 Dalil Penutup
هَٰذَا بَلَاغٌ لِلنَّاسِ وَلِيُنذَرُوا بِهِ…
Terjemah:
“Ini adalah penjelasan bagi manusia agar mereka diberi peringatan dengannya…”
💬 Ulasan Ulama
- Fakhruddin Ar-Razi:
Al-Qur’an cukup sebagai hujah; yang kurang hanyalah kesediaan hati.
🎯 Pelajaran Akhir
- Semua telah dijelaskan.
- Yang menentukan selamat atau tidak adalah akal yang mau tunduk.
✨ PENUTUP MAKNA
Surah Ibrāhīm ditutup bukan dengan cerita…
tapi dengan peringatan terakhir:
hidup ini singkat, hisab cepat, dan Al-Qur’an sudah cukup sebagai petunjuk.
Post a Comment