Berpegang Teguh pada Wahyu di Tengah Kesombongan dan Tipu Daya Dunia

“Berpegang Teguh pada Wahyu di Tengah Kesombongan dan Tipu Daya Dunia”

(Tadabbur QS Az-Zukhruf: 41–60)


🔹 MUQADDIMAH (Pembuka Ceramah)

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Dalam hidup ini, yang paling berat itu bukan ujian miskin…
tapi ujian ketika merasa paling benar, paling hebat, dan paling “sukses duniawi” 😅

Fir‘aun tenggelam bukan karena laut terlalu dalam,
tapi karena kesombongan terlalu tinggi.

Dan ayat-ayat yang kita bahas hari ini adalah cermin besar:
siapa yang berpegang pada wahyu akan selamat,
siapa yang berpegang pada ego… siap-siap tenggelam, meski punya istana.


🟢 BAGIAN 1

Allah Berkuasa, Rasul Tetap Dijaga (Ayat 41–42)

📖 Dalil Al-Qur’an

فَإِمَّا نَذْهَبَنَّ بِكَ فَإِنَّا مِنْهُمْ مُنْتَقِمُونَ ۝ أَوْ نُرِيَنَّكَ الَّذِي وَعَدْنَاهُمْ فَإِنَّا عَلَيْهِم مُّقْتَدِرُونَ 

Artinya:
“Jika Kami wafatkan engkau (sebelum mereka diazab), maka sungguh Kami tetap akan membalas mereka. Atau jika Kami perlihatkan kepadamu azab yang Kami janjikan kepada mereka, maka Kami benar-benar Maha Kuasa atas mereka.”

📚 (QS Az-Zukhruf: 41–42)

🧠 Ulasan Ulama

  • Imam Al-Qurthubi:
    Ayat ini menenangkan Rasulullah ﷺ bahwa kebenaran tidak bergantung pada umur pembawanya.
  • Ibnu Katsir:
    Allah ingin menegaskan: “Tugasmu menyampaikan, urusan azab itu urusan-Ku.”

😄 Humor Santun

Kadang kita mikir:

“Aduh, kalau saya nggak ada, siapa yang nerusin perjuangan ini?”

Allah jawab lewat ayat ini:

“Tenang… Aku bukan panitia dadakan.” 😆


🟢 BAGIAN 2

Pegang Wahyu, Bukan Perasaan (Ayat 43–44)

📖 Dalil Al-Qur’an

فَاسْتَمْسِكْ بِالَّذِي أُوحِيَ إِلَيْكَ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ۝ وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ 

Artinya:
“Maka berpegang teguhlah pada apa yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya engkau berada di jalan yang lurus. Dan sungguh Al-Qur’an itu adalah kemuliaan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan dimintai pertanggungjawaban.”

📚 (QS Az-Zukhruf: 43–44)

🧠 Ulasan Ulama

  • Imam Asy-Syaukani:
    “Al-Qur’an adalah kehormatan, tapi juga amanah.”
  • Al-Hasan Al-Basri:
    “Tidaklah suatu kaum dimuliakan kecuali selama mereka memuliakan Al-Qur’an.”

😄 Humor Relatable

Sekarang banyak orang pegang prinsip:
📱 “Yang penting vibes-nya dapet.”

Padahal Islam bilang:
📖 “Yang penting dalil-nya dapet.” 😆


🟢 BAGIAN 3

Semua Rasul Mengajarkan Tauhid (Ayat 45)

📖 Dalil Al-Qur’an

 وَاسْأَلْ مَنْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رُّسُلِنَا أَجَعَلْنَا مِن دُونِ الرَّحْمَٰنِ آلِهَةً يُعْبَدُونَ 

Artinya:
“Tanyakanlah kepada para rasul yang telah Kami utus sebelum engkau, adakah Kami menjadikan selain Allah Yang Maha Pemurah sebagai tuhan-tuhan yang disembah?”

📚 (QS Az-Zukhruf: 45)

🧠 Ulasan Ulama

  • Ibnu ‘Asyur:
    Ini bukan perintah bertanya, tapi tamparan logika bagi musyrikin.
  • Semua nabi sepakat: Tauhid, bukan pluralisme akidah.

😄 Humor Tipis

Kalau semua nabi bikin grup WA,
judulnya pasti:
“Tauhid Saja, Jangan Ditambah 😄”


🟢 BAGIAN 4

Kesombongan Fir‘aun & Tipu Daya Kekuasaan (Ayat 46–56)

📖 Dalil Inti

أَلَيْسَ لِي مُلْكُ مِصْرَ وَهَٰذِهِ الْأَنْهَارُ تَجْرِي مِن تَحْتِي 

Artinya:
“Bukankah kerajaan Mesir ini milikku dan sungai-sungai ini mengalir di bawahku?”
📚 (QS Az-Zukhruf: 51)

🧠 Ulasan Ulama

  • Ibnu Katsir:
    Fir‘aun menipu rakyat dengan simbol kemewahan, bukan kebenaran.
  • Fakhruddin Ar-Razi:
    Kekuasaan tanpa iman melahirkan kezaliman berjubah prestasi.

😄 Humor Kena

Fir‘aun bilang:

“Sungai mengalir di bawah kakiku!”

Allah jawab:

“Sebentar… nanti kamu yang mengalir ke dasar laut.” 🌊😄


🟢 BAGIAN 5

Isa Bukan Tuhan, Tapi Hamba Mulia (Ayat 57–60)

📖 Dalil Al-Qur’an

 إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ 

Artinya:
“Isa hanyalah seorang hamba yang Kami beri nikmat.”
📚 (QS Az-Zukhruf: 59)

📖 Dalil Hadis

قال النبي ﷺ:
« لا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ »

Artinya:
“Janganlah kalian berlebih-lebihan memujiku sebagaimana kaum Nasrani berlebih-lebihan memuji Isa putra Maryam.”
📚 (HR. Bukhari no. 3445)

🧠 Ulasan Ulama

  • An-Nawawi:
    Hadis ini adalah fondasi akidah lurus tanpa kultus berlebihan.

😄 Humor Penutup Akidah

Nabi Isa itu mulia,
Nabi Muhammad ﷺ lebih mulia,
tapi dua-duanya tetap hamba Allah.

Kalau ada yang mau disembah…
silakan antre ke Allah saja, satu loket, tanpa calo 😄


🔚 PENUTUP CERAMAH

Hadirin yang dirahmati Allah,

📌 Kesimpulan Besar:

  1. Pegang wahyu, jangan gengsi
  2. Tauhid itu harga mati
  3. Kesombongan selalu berakhir tenggelam
  4. Rasul mulia, tapi tetap hamba

🕊 Doa Penutup Singkat

“Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang istiqamah,
bukan Fir‘aun kecil yang sibuk pamer sungai,
tapi lupa laut kematian.”



Tidak ada komentar