DI ANTARA API, DOA, DAN RAHMAT ALLAH


“DI ANTARA API, DOA, DAN RAHMAT ALLAH”

(Surah Al-Anbiyā’ 61–112)


🌑 PEMBUKAAN 

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah…
yang masih membangunkan kita malam ini,
saat banyak manusia terlelap…
saat dunia terasa sunyi…
saat hati mudah mendengar suara langit…

Shalawat dan salam…
semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ…
Nabi yang datang bukan membawa pedang terlebih dahulu,
tetapi membawa air mata, doa, dan rahmat

Jamaah malam Jum’ah yang dirahmati Allah…
malam ini bukan malam biasa…
ini malam di mana langit lebih dekat,
doa lebih ringan terangkat,
dan hati… lebih mudah menangis…


🔥 SEGMENT 1: API KEHIDUPAN & IMAN PEMUDA (±15 MENIT)

Ibrahim dan Api Dunia

Allah menceritakan seorang pemuda…
bernama Ibrahim ‘alaihissalām.

Seorang pemuda…
yang berdiri sendirian…
melawan keyakinan satu negeri…

Ketika semua tunduk pada berhala,
Ibrahim berdiri tegak mengatakan:

قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكُمْ شَيْئًا
“Mengapa kalian menyembah selain Allah yang tidak memberi manfaat apa pun?”

Lalu apa balasan dunia pada pemuda yang jujur?

قَالُوا حَرِّقُوهُ
“Bakar dia!”

Jamaah…
api itu nyata…
panasnya bukan hanya panas kayu…
tapi panas fitnah, tekanan, dan penolakan.

Bukankah hari ini banyak pemuda merasakan api itu?

  • Ingin taat, tapi diejek
  • Ingin jujur, tapi disingkirkan
  • Ingin lurus, tapi sendirian

Namun Allah berfirman…

قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا

“Wahai api… jadilah dingin dan keselamatan…”

Jamaah…
api tidak dingin karena air…
api dingin karena tauhid.


🌧️ SEGMENT 2: DOA DALAM KEGELAPAN 

Yunus, Ayub, dan Tangisan Hamba

Di dalam surah ini…
Allah tidak hanya bercerita tentang keberanian…
tetapi tentang air mata yang jatuh diam-diam.

Tentang Nabi Yunus
yang berada di perut ikan…
dalam gelap…
gelap malam…
gelap laut…
gelap perut ikan…

Dan ia berdoa…

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ
إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Tiada Tuhan selain Engkau…
Maha Suci Engkau…
aku termasuk orang yang zalim…”

Jamaah…
ini doa orang yang tidak membela diri
tidak menyalahkan keadaan…
hanya menyalahkan dirinya di hadapan Allah…

Dan Allah berfirman:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ

“Maka Kami kabulkan doanya…”

Lalu Ayub
belasan tahun sakit…
hilang harta…
hilang anak…
ditinggal manusia…

Namun doanya hanya satu kalimat:

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ
وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

“Ya Rabb… aku ditimpa sakit…
dan Engkau Maha Penyayang…”

Tidak ada keluhan…
tidak ada tuntutan…
hanya pengakuan lemah…


👨‍👩‍👧 SEGMENT 3: DOA KELUARGA & AIR MATA ORANG TUA

Zakaria dan Maryam

Nabi Zakaria…
rambut memutih…
tulang melemah…
istri mandul…

Namun ia berdoa di malam sepi:

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا
وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

“Ya Rabb…
jangan Engkau biarkan aku sendiri…”

Allah kabulkan…
bukan hanya anak…
tapi anak yang menjadi nabi.

Dan Maryam…
seorang perempuan…
sendirian menghadapi fitnah besar…
namanya tercemar…
tubuhnya menjadi pembicaraan…

Namun Allah jadikan dia tanda bagi semesta alam.

Jamaah…
Allah melihat air mata ibu…
Allah mendengar doa ayah…
yang mungkin tidak pernah terdengar manusia…


🌍 SEGMENT 4: AKHIR ZAMAN & GULUNGAN LANGIT 

Allah mengingatkan…

يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ

“Hari Kami menggulung langit seperti menggulung lembaran kertas…”

Jamaah…
dunia ini akan dilipat
rumah yang kita banggakan…
jabatan yang kita kejar…
nama yang kita jaga…

semua akan selesai…

Yang tersisa hanya:

  • iman
  • amal
  • air mata taubat

🌸 SEGMENT 5: RAHMAT TERAKHIR 

Allah menutup surah ini dengan kalimat yang menenangkan…

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

“Aku tidak mengutusmu wahai Muhammad…
kecuali sebagai rahmat…”

Jika malam ini kita menangis…
itu karena rahmat
Jika malam ini hati kita luluh…
itu karena rahmat
Jika malam ini kita ingin pulang kepada Allah…
itu juga rahmat


🤲 DOA PENUTUP 

Ya Allah…
jika malam ini bukan malam kami diampuni…
maka malam mana lagi…

Ya Allah…
kami datang dengan dosa…
kami pulang dengan harap…

Jika Engkau hukum kami…
itu adil…
tapi jika Engkau ampuni kami…
itu karena Engkau Maha Pengasih…

Ya Allah…
jangan matikan kami dalam keadaan lalai…
jangan bangkitkan kami dalam keadaan hina…

Ya Allah…
jadikan akhir hidup kami husnul khatimah…
jadikan kubur kami taman surga…
jadikan pertemuan kami dengan-Mu…
pertemuan yang Engkau ridai…

Āmīn… Āmīn… Yā Rabbal ‘Ālamīn…



Tidak ada komentar