IMAN SUNYI DI AKHIR ZAMAN: JEJAK NABI ZAKARIA & KEMURNIAN MARYAM
“IMAN SUNYI DI AKHIR ZAMAN: JEJAK NABI ZAKARIA & KEMURNIAN MARYAM”
PENDAHULUAN
Di akhir zaman:
- Kebenaran terasa asing
- Kesucian dianggap kejanggalan
- Orang lurus justru dicurigai
- Fitnah lebih dipercaya daripada wahyu
📌 Surah Maryam ayat 21–40 adalah peta ruhani akhir zaman:
Allah menghadirkan Maryam yang sendiri, dan Isa yang membela ibunya sejak buaian, sebagaimana Zakaria yang berdoa dalam sunyi dan Yahya yang hidup zuhud di tengah rusaknya zaman.
I. MUKJIZAT BUKAN UNTUK PEMBANGGAAN, TAPI UJIAN IMAN
(Maryam 21)
قَالَ كَذَٰلِكِ ۖ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ
Artinya:
“Jibril berkata: ‘Demikianlah. Rabbmu berfirman: hal itu mudah bagi-Ku.’”
Tafsir & Ulama
- Imam Al-Qurthubi:
“Kemudahan bagi Allah sering justru menjadi kesulitan bagi manusia untuk menerima.”
- Ibn ‘Athaillah:
“Mukjizat tidak menenangkan orang yang hatinya sakit.”
📌 Akhir zaman:
Banyak orang menuntut bukti, tapi tidak siap taat.
II. KESENDIRIAN ORANG SUCI ADALAH SUNNAH ALLAH
(Maryam 22–23)
فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا
Artinya:
“Maka Maryam mengandungnya, lalu ia mengasingkan diri ke tempat yang jauh.”
Refleksi Akhir Zaman
- Orang bersih sering menyingkir, bukan karena lemah,
- Tapi karena tidak mau larut dalam fitnah.
📖 Paralel Nabi Zakaria
Ia berdoa dalam mihrab, saat umatnya telah lalai.
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ
(QS. Ali ‘Imran: 38)
📌 Imam Fakhruddin Ar-Razi:
“Doa yang paling dikabulkan adalah doa yang lahir dari keterasingan hati.”
III. PUTUS ASA MANUSIA ≠ PUTUS RAHMAT ALLAH
(Maryam 23)
يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا
Artinya:
“Aduhai, seandainya aku mati sebelum ini.”
Penjelasan Ulama
- Bukan kufur, tapi jeritan manusia suci yang dizalimi
- Bahkan Maryam, wanita tersuci, merasakan beratnya fitnah
📌 Akhir zaman:
Orang benar dituduh,
Orang sabar ditekan,
Orang suci dipojokkan
IV. ALLAH MEMBELA ORANG DIAM
(Maryam 24–26)
قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا
Artinya:
“Rabbmu telah menjadikan di bawahmu anak sungai.”
📌 Isyarat akhir zaman:
- Pertolongan Allah sering datang tanpa keramaian
- Dalam bentuk ketenangan, bukan pembelaan publik
🕊️ Sunnah Nabi ﷺ
“Barang siapa diam karena Allah, Allah akan berbicara untuknya.”
(HR. Ahmad – makna sahih)
V. FITNAH KEHORMATAN: UJIAN TERBERAT AKHIR ZAMAN
(Maryam 27–28)
لَقَدْ جِئْتِ شَيْئًا فَرِيًّا
Artinya:
“Sungguh engkau telah melakukan perkara yang sangat mungkar.”
📌 Akhir zaman:
- Fitnah lebih cepat dari klarifikasi
- Tuduhan lebih dipercaya daripada kesucian
🧠 Imam Malik berkata:
“Orang yang menjaga kehormatan akan diuji dengan tuduhan.”
VI. KEBENARAN AKAN BERBICARA SENDIRI
(Maryam 29–33)
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ
Artinya:
“Isa berkata: ‘Sesungguhnya aku adalah hamba Allah.’”
📌 Pelajaran Akhir Zaman
- Allah bisa membela dengan cara di luar logika
- Kebenaran tidak selalu perlu pembelaan manusia
🕊️ Hadis Nabi ﷺ
“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia membelanya walau seluruh manusia memusuhinya.”
(Makna sahih – HR. Tirmidzi)
VII. AKHIR ZAMAN ADALAH ZAMAN PERSELISIHAN AQIDAH
(Maryam 34–37)
مَا كَانَ لِلَّهِ أَنْ يَتَّخِذَ مِنْ وَلَدٍ
Artinya:
“Tidak layak bagi Allah mempunyai anak.”
📌 Akhir zaman:
- Tauhid dikaburkan
- Simbol lebih dipuja daripada kebenaran
🧠 Imam Ibn Katsir:
“Ayat ini adalah pedang tauhid yang memutus seluruh kebatilan.”
VIII. PERINGATAN HARI PENYESALAN
(Maryam 39–40)
وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ
Artinya:
“Berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan.”
📌 Akhir zaman:
- Banyak lalai
- Sedikit yang sadar
- Semua akan kembali sendiri kepada Allah
KESIMPULAN
🌑 Akhir zaman bukan tentang gelapnya dunia
✨ Tapi tentang siapa yang tetap bercahaya meski sendirian
- Jadilah seperti Zakaria: berdoa meski sunyi
- Jadilah seperti Maryam: suci meski difitnah
- Jadilah seperti Isa: lurus meski disalahpahami
Post a Comment