KETIKA NIKMAT DIINGKARI, DOA NABI DIANGKAT, DAN PENYESALAN TERLAMBAT
“KETIKA NIKMAT DIINGKARI, DOA NABI DIANGKAT, DAN PENYESALAN TERLAMBAT”
Tafsir QS. Al-Mu’minūn: 21–40
🌿 MUKADIMAH
الحمد لله رب العالمين…
Segala puji bagi Allah yang nikmat-Nya tidak pernah berhenti,
namun sering… tidak kita sadari.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
manusia paling sabar,
yang paling sering disakiti…
namun paling sedikit mengeluh.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Pernahkah kita merenung…
👉 berapa banyak nikmat yang kita nikmati hari ini…
tanpa pernah benar-benar kita syukuri?
Kita minum…
tapi lupa siapa yang memberi minum.
Kita makan…
tapi jarang bertanya dari mana rezeki itu datang.
Dan hari ini…
Allah mengajak kita melihat nikmat, dakwah, dan akhir kesombongan.
🐄 AYAT 21–22
NIKMAT YANG SERING DIREMEHKAN
Allah berfirman:
وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً
“Dan sungguh, pada hewan ternak itu terdapat pelajaran besar bagi kalian.”
Saudaraku…
Dari perut hewan
keluar susu yang suci.
Dari makhluk yang tidak berdoa
Allah beri kita rezeki yang halal.
Padahal…
kita yang berdoa,
justru sering lupa bersyukur.
😄 Humor lirih:
Sapi tidak pernah ikut pengajian,
tapi susunya halal.
Manusia rajin kajian…
tapi hatinya kadang masih kotor.
Allah lanjutkan:
وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ
“Di atas punggung ternak dan kapal kalian diangkut.”
Dulu… unta membawa manusia menembus padang pasir.
Sekarang… kendaraan membawa kita ke mana-mana.
Tapi… berapa banyak perjalanan yang mendekatkan kita kepada Allah?
🌊 AYAT 23–25
DAKWAH TAUHID & LUKA SEORANG NABI
Nabi Nuh berkata:
اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ
“Sembahlah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia.”
Kalimat yang sama… diucapkan oleh semua nabi.
Tapi apa jawaban kaumnya?
“Dia hanya manusia seperti kalian…”
“Kalau Allah mau, pasti kirim malaikat…”
“Dia orang gila…”
Saudaraku…
Dakwah tidak selalu disambut tepuk tangan.
Kadang disambut cemoohan.
😄 Humor pahit:
Kalau dakwah selalu disukai,
mungkin yang salah bukan mad’unya…
tapi materinya tidak menyentuh.
Bayangkan…
950 tahun Nabi Nuh berdakwah…
yang beriman sangat sedikit.
Tidak ada likes,
tidak ada followers,
tidak ada tepuk tangan.
Hanya kesabaran.
🤲 AYAT 26–27
DOA SEORANG RASUL YANG LELAH
Akhirnya Nabi Nuh berdoa:
رَبِّ انصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ
“Ya Rabbku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku.”
Ini bukan doa orang pemarah,
ini doa orang yang sudah habis daya.
Dan Allah menjawab…
Bukan dengan azab langsung,
tapi dengan perintah:
“Buatlah bahtera…”
😄 Humor halus:
Membuat kapal di daratan…
memang terlihat aneh.
Tapi ketaatan…
tidak butuh tepuk tangan manusia.
🚢 AYAT 28–30
SELAMAT, SYUKUR, DAN TEMPAT BERKAH
Setelah selamat,
Allah ajarkan doa:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي نَجَّانَا
Saudaraku…
Sering kita berdoa saat diuji,
tapi lupa bersyukur saat diselamatkan.
😄 Humor reflektif:
Waktu sakit kita ingat Allah,
waktu sehat…
ingatnya promo.
🌪️ AYAT 31–38
KESOMBONGAN KAUM ‘AD & PENOLAKAN AKHIRAT
Kaum ‘Ad berkata:
“Dia makan dan minum seperti kalian…”
Masalahnya bukan Hud manusia,
tapi mereka merasa lebih tinggi.
Lalu mereka berkata:
“Setelah mati, jadi tanah, dibangkitkan lagi?
Jauh… jauh…”
Saudaraku…
Menolak akhirat artinya:
- Bebas berbuat apa saja
- Tidak takut hisab
- Tidak peduli dosa
😄 Humor tajam:
Kalau tidak ada akhirat,
orang zalim itu cerdas.
Tapi karena ada akhirat…
orang zalim itu celaka.
⏳ AYAT 39–40
PENYESALAN YANG TERLAMBAT
Rasul berdoa lagi…
Dan Allah berfirman:
عَمَّا قَلِيلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نَادِمِينَ
“Sebentar lagi mereka akan menyesal.”
Penyesalan itu pasti…
tapi tidak selalu berguna.
Menyesal di dunia → masih ada harapan
Menyesal di akhirat → sudah terlambat
😄 Humor pahit:
Penyesalan paling mahal…
datangnya setelah pintu ditutup.
🌧️ DOA PENUTUP
اللهم يا الله…
Kami hadir malam ini
dengan nikmat yang sering kami lupakan…
dengan dosa yang sering kami ulangi...
Ya Allah…
jangan jadikan kami hamba
yang menikmati nikmat-Mu
tapi membangkang kepada-Mu…
Ya Allah…
jika selama ini kami lalai,
maka malam ini kami kembali…
jika selama ini kami sombong,
maka malam ini kami tunduk…
Ya Allah…
jangan tunggu kami menyesal
baru Engkau ingatkan…
jangan tunggu nyawa di tenggorokan
baru Engkau beri kesadaran…
Ya Allah…
selamatkan kami
sebagaimana Engkau menyelamatkan Nuh dan pengikutnya…
selamatkan keluarga kami…
anak-anak kami…
dari tenggelam dalam dosa dan dunia…
Ya Allah…
jangan Engkau jadikan kami
termasuk orang-orang yang berkata:
“Jauh… jauh…”
ketika diingatkan tentang akhirat…
Masukkan kami ke dalam Surga Firdaus-Mu…
bersama orang-orang yang sabar…
tanpa hisab…
tanpa azab…
ربنا تقبل منا
إنك أنت السميع العليم
وتب علينا
إنك أنت التواب الرحيم
آمين… آمين… آمين يا رب العالمين
Post a Comment