Menyambut Bulan Penuh Ampunan dengan Ilmu, Iman, dan Amal



🌙 MARHABAN YAA RAMADHAN

Menyambut Bulan Penuh Ampunan dengan Ilmu, Iman, dan Amal

“Ramadhan itu bukan sekadar datang, tapi harus disambut.
Kalau tamu agung datang, masa rumahnya berantakan?”


🟢 1. Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan

a) Persiapan Fikriah (Pemahaman)

Ramadhan tidak akan mengubah siapa pun tanpa ilmu.

📖 Dalil Al-Qur’an

 شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ 

Artinya:
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan salah).”
(QS. Al-Baqarah: 185)

🧠 Komentar Ulama

📚 Ibnu Katsir رحمه الله:

“Allah mengkhususkan Ramadhan karena kemuliaannya, sebab di bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai sumber hidayah.”

📚 Tafsir Ibnu Katsir, 1/503

➡️ Pelajaran:

  • Ramadhan = bulan ilmu
  • Puasa tanpa ilmu = diet religi
  • Tarawih tanpa paham = olahraga malam gratis 😄

🟡 Humor:

“Ada orang rajin puasa, tapi marahnya juga puasa… puasa sabar!”


b) Persiapan Maknawiah (Ruhiah)

Membersihkan hati sebelum membersihkan piring saat sahur 😌

📖 Dalil Hadis

« إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ »

Artinya:
“Jika datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

📚 An-Nawawi رحمه الله:

“Ini isyarat agar seorang mukmin memperbanyak taubat dan amal shalih, karena penghalang maksiat telah dilemahkan.”

📚 Syarh Shahih Muslim

➡️ Pelajaran:
Kalau masih maksiat di Ramadhan, jangan salahkan setan
Setannya diikat, tapi nafsunya bebas berkeliaran 😅


c) Persiapan Jasadiah (Fisik)

Islam bukan agama lemas.

📖 Dalil

 وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا 

Artinya:
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”
(QS. Al-A’raf: 31)

📚 Al-Qurthubi رحمه الله:

“Ayat ini adalah dasar kesehatan jasmani dalam Islam.”

📚 Tafsir Al-Qurthubi

🟡 Humor:

“Puasa itu menahan lapar, bukan balas dendam saat berbuka.”
Kolak + gorengan + es + nasi = Taraweh KO di rakaat ke-4 😆


d) Persiapan Maaliah (Harta)

Ramadhan = bulan berbagi.

📖 Dalil Hadis

« كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ »

Artinya:
“Rasulullah ﷺ adalah orang paling dermawan, dan paling dermawan ketika Ramadhan.”
(HR. Bukhari)

📚 Ibnu Rajab رحمه الله:

“Kedermawanan di Ramadhan adalah tanda kesempurnaan iman.”

📚 Lathaif Al-Ma’arif


🟢 2. Pengokohan Diri Seorang Mukmin

a) Kokoh Ruhiah

📖 Dalil

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا 

Artinya:
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.”
(QS. Asy-Syams: 9)

➡️ Zikir, doa, munajat malam
Bukan cuma update status: “Lapar nih” 😄


b) Kokoh Fikriah

📖 Dalil

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ 

Artinya:
“Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.”
(QS. Muhammad: 19)

📚 Ibnu Taimiyah رحمه الله:

“Ilmu didahulukan sebelum ucapan dan perbuatan.”

📚 Majmu’ Fatawa


c) Kokoh Sulukiah (Perilaku)

📖 Hadis

« فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ »

Artinya:
“Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berbuat gaduh.”
(HR. Bukhari)

🟡 Humor:

“Puasa tapi galak, itu namanya nahan makan tapi melepas emosi.” 😅


🟢 3. Pengokohan Sosial & Kontribusi

a) Berinteraksi dengan masyarakat

📖 Dalil

 وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا 

Artinya:
“Dan ucapkanlah perkataan yang baik kepada manusia.”
(QS. Al-Baqarah: 83)


b) Menjadi Cahaya di Tengah Masyarakat

📖 Dalil

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا 

Artinya:
“Dan demikianlah Kami jadikan kalian umat yang moderat.”
(QS. Al-Baqarah: 143)


c) Melayani Masyarakat

📖 Hadis

« خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ »

Artinya:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Ahmad)


🟢 4. Kiat Sukses Ramadhan

a) Persepsi yang Benar

Ramadhan bukan beban, tapi kesempatan.


b) Husnul Ada’ (Kualitas & Kuantitas)

📖 Hadis

« مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا »

Artinya:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala…”
(HR. Bukhari-Muslim)

📚 An-Nawawi:

“Iman adalah keyakinan, ihtisab adalah keikhlasan.”


c) Ihtisab & Evaluasi

Tanya setiap malam:

  • Hari ini puasaku naik iman atau cuma turun berat badan?

🟡 Humor Penutup:

“Kalau Ramadhan berlalu tapi kita sama saja,
berarti yang lewat cuma tanggalnya, bukan hatinya.” 😄


Penutup

“Ya Allah, jangan jadikan Ramadhan ini hanya perubahan jadwal makan,
tapi perubahan arah hidup.”


Tidak ada komentar