Orang yang Menyambung, Orang yang Sabar, dan Akhir Sebuah Amanah
“Orang yang Menyambung, Orang yang Sabar, dan Akhir Sebuah Amanah”
AYAT 21 — MENYAMBUNG YANG DIPERINTAHKAN ALLAH
Teks Al-Qur’an
وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ
Terjemah
“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan untuk dihubungkan, mereka takut kepada Rabb mereka dan takut kepada hisab yang buruk.”
Ulasan Ulama
- Imam Al-Qurthubi: yang paling utama dari ma amaraLlahu bihi an yuushal adalah iman dan silaturahmi keluarga.
- Ibnu Katsir: ayat ini mencakup hubungan dengan Allah (tauhid) dan hubungan dengan manusia (keluarga & masyarakat).
Dalil Sunnah
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung silaturahmi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Pesan Parenting:
Memutus hubungan dengan anak, orang tua, atau pasangan bukan sekadar konflik keluarga, tapi pelanggaran perintah Allah.
AYAT 22 — SABAR YANG BUKAN KARENA DUNIA
Teks Al-Qur’an
وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ
Terjemah
“Dan orang-orang yang sabar karena mengharap wajah Rabb mereka, mendirikan salat, menafkahkan rezeki yang Kami berikan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan; mereka itulah yang memperoleh kesudahan yang baik.”
Ulasan Ulama
- Al-Ghazali: sabar tertinggi adalah menahan diri untuk tidak membalas keburukan, padahal mampu.
- Fakhruddin Ar-Razi: yadra’ûna bil-hasanatis-sayyi’ah adalah puncak akhlak para nabi.
Hadis Pendukung
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ
“Tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada sabar.”
(HR. Bukhari & Muslim)
AYAT 23–24 — SURGA UNTUK KELUARGA YANG DISATUKAN
Teks Al-Qur’an
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ…
Terjemah
“Surga Adn yang mereka masuki bersama orang-orang saleh dari bapak-bapak, istri-istri, dan keturunan mereka…”
Ulasan Ulama
- Ibnu Abbas: Allah mengangkat derajat keluarga agar berkumpul, meski amal mereka berbeda.
- Ath-Thabari: ini bentuk pemuliaan bagi orang tua yang menjaga iman keluarganya.
Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ… أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika manusia wafat, terputus amalnya kecuali tiga… anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim)
AYAT 25 — DOSA MEMUTUS AMANAH
Teks Al-Qur’an
وَالَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ…
Terjemah
“Dan orang-orang yang merusak janji Allah dan memutus apa yang Allah perintahkan untuk disambung…”
Komentar Ulama
- Al-Qurthubi: termasuk di dalamnya orang tua yang merusak amanah pendidikan iman anak.
AYAT 26 — DUNIA SEDIKIT, AKHIRAT PENENTU
Teks Al-Qur’an
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ
Terjemah
“Kehidupan dunia dibanding akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit.”
Hadis
الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah pasangan yang saleh.”
(HR. Muslim)
AYAT 28 — KETENANGAN HATI ORANG BERIMAN
Teks Al-Qur’an
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Terjemah
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Ulasan Ulama
- Ibnu Qayyim: hati tanpa dzikir seperti ikan tanpa air.
AYAT 31 — IMAN BUKAN KARENA MUKJIZAT
Makna
Walau gunung dipindahkan, orang yang hatinya keras tetap tidak beriman.
Pesan Parenting:
Masalah anak bukan kurang bukti kebenaran, tapi kurang keteladanan.
AYAT 38 — RASUL PUN BERKELUARGA
Teks
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً
Terjemah
“Kami mengutus rasul-rasul sebelum engkau dan memberi mereka istri dan keturunan.”
Makna
Keluarga bukan penghalang dakwah, tapi ladang amanah.
AYAT 40 — TUGAS MANUSIA, HISAB MILIK ALLAH
Teks
فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ وَعَلَيْنَا الْحِسَابُ
Terjemah
“Tugasmu hanyalah menyampaikan, dan Kamilah yang menghisab.”
Renungan
Orang tua bukan penentu hidayah, tapi akan dihisab atas usaha dan amanah.
KESIMPULAN BESAR
- Iman = menyambung, bukan memutus
- Kesabaran = puncak akhlak
- Keluarga = amanah, bukan sekadar hubungan darah
- Dunia = sebentar
- Akhir = penentu segalanya
Post a Comment