Hak Suami, Amanah Besar di Hadapan Allah
“Hak Suami, Amanah Besar di Hadapan Allah”
(Versi Haru & Tangis)
Pembukaan (±10 menit)
الحمد لله رب العالمين،
نحمده ونستعينه ونستغفره،
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا،
من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له،
وأشهد أن محمداً عبده ورسوله،
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah…
Marilah kita tundukkan hati kita sejenak…
Bukan hanya telinga yang mendengar,
tapi jiwa yang ingin selamat saat berdiri di hadapan Allah.
Hari ini kita tidak sedang membahas siapa yang paling benar,
tapi siapa yang paling takut kepada Allah.
Karena rumah tangga bukan sekadar cinta,
rumah tangga adalah amanah,
dan amanah itu akan ditanya satu per satu…
tanpa bisa diwakilkan…
tanpa bisa diulang…
Pendahuluan Tema (±10 menit)
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Di luar sana, banyak orang menangis karena ekonomi…
Banyak yang stres karena pekerjaan…
Tapi di sisi Allah, banyak wanita akan menangis bukan karena miskin, tapi karena lalai pada amanah rumah tangga.
Dan banyak lelaki akan binasa bukan karena istrinya durhaka,
tetapi karena ia sendiri tidak adil dan tidak bertakwa.
Hari ini kita membuka Bab Hak Suami atas Istrinya,
bukan untuk menindas…
bukan untuk meninggikan ego lelaki…
tetapi untuk menyelamatkan keluarga dari api neraka.
Kisah Getaran Tauhid
Rasulullah ﷺ pernah didatangi seorang Arab Badui.
Ia berkata:
“Wahai Rasulullah, aku telah masuk Islam. Tambahkan keyakinanku.”
Lalu pohon dipanggil…
akar tercabut…
tanah terbelah…
dan pohon itu datang menyeret dirinya,
lalu memberi salam kepada Nabi ﷺ.
Lalu orang itu berkata:
“Izinkan aku bersujud kepadamu.”
Apa jawaban Rasulullah ﷺ?
“Tidak boleh seorang pun bersujud kepada sesama makhluk.
Namun seandainya aku boleh memerintahkan itu,
niscaya aku perintahkan seorang istri bersujud kepada suaminya,
karena besarnya hak suami.”
Jamaah…
Ini bukan soal sujud…
Ini tentang besarnya amanah.
Jika pohon saja taat,
lalu bagaimana dengan hati manusia…?
Hak Suami: Amanah yang Akan Ditanya
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Perkara pertama yang ditanya kepada wanita pada hari kiamat adalah shalatnya, lalu hak suaminya.”
Bayangkan wahai para istri…
Di Padang Mahsyar…
matahari sejengkal…
keringat menenggelamkan manusia…
Allah tidak langsung bertanya:
“Berapa hartamu?”
“Berapa jabatanmu?”
Tapi Allah bertanya:
“Bagaimana shalatmu?”
“Bagaimana engkau memperlakukan suamimu?”
Bukan karena suami lebih tinggi dari Allah,
tapi karena Allah sendiri yang menetapkan amanah itu.
Ketaatan Bukan Budak, Tapi Ibadah
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seorang wanita jika shalat lima waktunya, berpuasa Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka ia masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”
Perhatikan jamaah…
Tidak disebut:
– harus kaya
– harus cantik
– harus sempurna
Cukup empat perkara.
Dan yang paling berat bagi sebagian wanita adalah:
taat kepada suami.
Bukan karena suami sempurna,
tapi karena Allah yang memerintahkan.
Ketaatan itu ibadah,
meski suami banyak kekurangan.
Tangisan Muhasabah
Wahai para istri…
Berapa kali suami pulang lelah…
namun disambut wajah dingin?
Berapa kali suami salah…
namun kita membalas dengan luka yang lebih dalam?
Dan wahai para suami…
berapa kali kita menuntut hak…
tapi lupa menunaikan kewajiban?
Berapa banyak air mata istri yang jatuh diam-diam…
yang tidak kita dengar…
tapi Allah dengar.
Peringatan Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika seorang wanita keluar dari rumah tanpa izin suaminya, maka malaikat melaknatnya hingga ia kembali.”
Hadits ini bukan untuk menakut-nakuti,
tapi menjaga kehormatan rumah tangga.
Rumah tangga hancur bukan karena orang ketiga,
tapi karena hilangnya adab dan izin.
Penutup Haru
Jamaah yang dirahmati Allah…
Rumah tangga itu ladang akhirat.
Ada yang menanam sabar,
lalu memetik surga.
Ada yang menanam ego,
lalu menuai penyesalan.
Jangan sampai kita rajin ibadah di masjid,
tapi lalai adab di rumah.
DOA
اللهم يا الله…
Ampuni dosa-dosa kami…
Ya Allah…
Jika kami suami yang zalim,
lembutkan hati kami…
Jika kami istri yang keras,
tundukkan jiwa kami…
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan rumah kami
tempat dosa,
tetapi jadikan ia taman menuju surga…
Ya Allah…
Satukan kami bukan hanya di dunia,
tapi juga di bawah naungan ‘Arsy-Mu…
ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين
واجعلنا للمتقين إماما
آمين… آمين… آمين يا رب العالمين…
Post a Comment