ILMU YANG MENYELAMATKAN ATAU MEMBINASAKAN

ILMU YANG MENYELAMATKAN ATAU MEMBINASAKAN


1. Mukadimah 

الحمد لله الذي شرَّفَ العلمَ بالعمل،
ورفعَ العاملين به درجات،
والصلاة والسلام على سيدنا محمد ﷺ،
وعلى آله وصحبه ومن سار على نهجه إلى يوم الدين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…

Malam ini kita membuka bab yang paling menakutkan bagi para penuntut ilmu:
Bab beramal dengan ilmu.

Bukan bab tentang orang bodoh,
tapi bab tentang orang yang tahu… namun tidak berubah.


2. Ulama Amanah Para Rasul 

Rasulullah ﷺ bersabda:

«الْعُلَمَاءُ أُمَنَاءُ الرُّسُلِ عَلَى عِبَادِ اللَّهِ، مَا لَمْ يُخَالِطُوا السُّلْطَانَ، وَيَدْخُلُوا فِي الدُّنْيَا…»

Artinya:
“Para ulama adalah pemegang amanah para rasul atas hamba-hamba Allah, selama mereka tidak bergaul dengan penguasa dan tidak tenggelam dalam dunia…”

Ma’asyiral muslimin…

Ilmu itu amanah, bukan panggung.
Ilmu itu beban, bukan hiasan.

Jika ilmu dipakai untuk dunia,
maka Rasulullah ﷺ bersabda:

«فَقَدْ خَانُوا الرُّسُلَ فَاعْتَزِلُوهُمْ وَاحْذَرُوهُمْ»

“Mereka telah mengkhianati para rasul, maka jauhilah dan waspadalah.”


3. Ilmu Tanpa Amal Lebih Berbahaya dari Kebodohan 

Abu Darda’ رضي الله عنه berkata:

«لَا يَكُونُ الرَّجُلُ عَالِمًا حَتَّى يَكُونَ بِالْعِلْمِ عَامِلًا»

Dan beliau berkata:

«وَيْلٌ لِلَّذِي يَعْلَمُ وَلَا يَعْمَلُ سَبْعَ مَرَّاتٍ»

Artinya:
“Celaka orang yang tahu tapi tidak mengamalkan—tujuh kali celaka.”

Lalu beliau menangis dan berkata:

«إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُقَالَ لِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ: يَا عُوَيْمِرُ، مَاذَا عَمِلْتَ فِيمَا عَلِمْتَ؟»

Ma’asyiral muslimin…

Di akhirat tidak ditanya berapa kitab yang kau baca,
tapi apa yang berubah dari hidupmu.


4. Ilmu yang Membesarkan di Langit 

Isa bin Maryam عليه السلام berkata:

«مَنْ عَلِمَ، وَعَمِلَ، وَعَلَّمَ، فَذَلِكَ الَّذِي يُدْعَى فِي مَلَكُوتِ السَّمَوَاتِ عَظِيمًا»

Artinya:
“Barang siapa tahu, lalu mengamalkan, lalu mengajarkan—dialah yang disebut besar di kerajaan langit.”

Bukan besar di dunia.
Tapi besar di langit.


5. Ilmu Tanpa Amal Seperti Lampu di Punggung 

Isa عليه السلام berkata:

«مَاذَا يُغْنِي عَنِ الْأَعْمَى حَمْلُ السِّرَاجِ؟»

“Apa gunanya orang buta membawa lampu?”

«وَمَاذَا يُغْنِي عَنْكُمْ أَنْ تَتَكَلَّمُوا بِالْحِكْمَةِ وَلَا تَعْمَلُوا بِهَا؟»

Ilmu yang tidak diamalkan
➡️ menerangi orang lain
➡️ membakar diri sendiri.


6. Banyak Ulama, Sedikit Pembimbing 

Isa عليه السلام berkata:

«وَمَا أَكْثَرَ الْعُلَمَاءَ وَلَيْسَ كُلُّهُمْ بِمُرْشِدٍ»

Artinya:
“Betapa banyak ulama, tapi tidak semuanya memberi petunjuk.”

Kenapa?

Karena petunjuk lahir dari amal,
bukan dari lisan.


7. Amal Membuka Ilmu Baru 

Al-Auza’i رحمه الله berkata:

«مَنْ عَمِلَ بِمَا يَعْلَمُ وُفِّقَ لِمَا لَا يَعْلَمُ»

Artinya:
“Siapa yang mengamalkan ilmunya, Allah bukakan ilmu yang belum ia ketahui.”

Ilmu bukan dicari,
tapi dihadiahkan.


8. Manusia Mati Kecuali yang Berilmu dan Beramal 

Sahl bin Abdillah berkata:

«النَّاسُ كُلُّهُمْ مَوْتَى إِلَّا الْعُلَمَاءَ… وَالْعَامِلُونَ مَغْرُورُونَ إِلَّا الْمُخْلِصِينَ»

Artinya:
“Manusia mati kecuali ulama, ulama mabuk kecuali yang beramal, yang beramal tertipu kecuali yang ikhlas.”

Dan yang ikhlas?
Masih di ujung bahaya.


9. Ilmu untuk Dunia = Neraka 

Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَنْ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ لِيُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ… دَخَلَ النَّارَ»

Artinya:
“Barang siapa belajar ilmu untuk pamer, debat, mencari wajah manusia atau dunia—maka ia masuk neraka.”


10. Penutup 

Sufyan Ats-Tsauri berkata:

«أَوَّلُ الْعِلْمِ الصَّمْتُ… وَالرَّابِعُ الْعَمَلُ بِهِ»

Ilmu yang tidak berujung pada amal
➡️ hujjah atas diri kita.


DOA 

اللهم يا عليم يا حكيم…

Ya Allah…
ilmu kami banyak,
tapi amal kami sedikit…

Ya Allah…
jangan jadikan ilmu kami
sebagai saksi yang menuntut kami di hari kiamat…

Ya Allah…
kami berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat
أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ

Ya Allah…
jika di antara kami ada yang tahu kebenaran tapi belum sanggup mengamalkannya,
kuatkanlah kami…

Ya Allah…
jadikan ilmu kami hidup di hati,
mengalir di amal,
dan berbuah di akhirat…

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً
إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

وصلى الله على سيدنا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين
والحمد لله رب العالمين



Tidak ada komentar