JANGAN SAMPAI ALLAH MEMBIARKAN KITA

“JANGAN SAMPAI ALLAH MEMBIARKAN KITA”

Tadabbur Al-Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 15


🌿 PEMBUKAAN

Alhamdulillāhi Rabbil ‘Ālamīn…
Kita memuji Allah yang menggenggam hati kita…

Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ…

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Malam ini kita tidak membahas orang kafir.
Tidak membahas musuh Islam.
Tidak membahas orang jauh.

Kita membahas… diri kita sendiri.

Allah ﷻ berfirman:

اَللّٰهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِيْ طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُوْنَ

“Allah memperolok mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.”

Allahu Akbar…

Apa artinya Allah membiarkan?


🔥 BAGIAN 1 – BALASAN SETIMPAL 

Ayat sebelumnya mereka mengolok-olok orang beriman.

Mereka berkata:
“Kami hanya bercanda…”

Sekarang Allah balas.

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibn Kathir menjelaskan:

Ini adalah balasan yang setimpal. Mereka menghina agama Allah, maka Allah membalas mereka dengan kehinaan.

Allah tidak bercanda.
Allah membalas.

Jamaah…

Hati-hati mengolok agama.
Hati-hati meremehkan sunnah.
Hati-hati mengejek orang shalih.

Karena bisa jadi… yang ditertawakan hari ini…
menjadi sebab tangisan kita nanti.


⚡ BAGIAN 2 – HUKUMAN PALING MENGERIKAN 

وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

“Dan Allah membiarkan mereka dalam kesesatan.”

Inilah hukuman paling halus…
tapi paling kejam.

Allah tidak langsung hukum.
Allah biarkan.

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-An‘am ayat 110:

وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ... وَنَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

“Kami bolak-balikkan hati mereka… dan Kami biarkan mereka dalam kesesatan.”

Ibnu Katsir berkata:

Karena mereka menolak kebenaran pertama kali, Allah cabut taufiq setelahnya.

Allahu Akbar…

Sekali hati menolak…
kalau tidak segera taubat…
bisa dikunci.


🌑 BAGIAN 3 – BUTA HATI 

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 46:

فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

“Bukan mata yang buta, tapi hati.”

Bisa lihat…
tapi tidak sadar.

Bisa dengar ceramah…
tapi tidak berubah.

Bisa hafal ayat…
tapi akhlak tetap rusak.

😂 (Senyum ringan)

Seperti orang update:
“Hijrah yuk…”
Tapi password WiFi masih nama mantan.


💔 BAGIAN 4 – HADITS HATI 

Rasulullah ﷺ bersabda dalam Sahih Muslim:

تُعْرَضُ الْفِتَنُ عَلَى الْقُلُوبِ كَالْحَصِيرِ عُودًا عُودًا…

Fitnah ditawarkan ke hati sedikit demi sedikit.

Jika diterima → titik hitam.
Jika ditolak → titik putih.

Sampai hati jadi:

• Hitam pekat
• Atau putih bersih

(HR Muslim 144)

Jamaah…

Nifaq tidak datang tiba-tiba.
Ia datang lewat kompromi kecil.

“Cuma sekali…”
“Cuma bercanda…”
“Cuma ikut-ikutan…”

Lama-lama… hati gelap.


😄 BAGIAN 5 – HUMOR

Kita ini kadang aneh.

Dosa besar takut.
Dosa kecil santai.

Padahal hati itu seperti kaca.
Retak kecil kalau dibiarkan…
pecah juga.

Kita seperti HP lowbat 1%.
Masih buka game.
Padahal charger ada: taubat!

😂😂


🌪 BAGIAN 6 – ISTIDRAJ 

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-A‘raf ayat 182:

سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

“Kami tarik mereka perlahan tanpa mereka sadari.”

Nikmat terus datang…
Padahal dosa jalan terus.

Itu bukan selalu tanda cinta.
Bisa jadi tanda dibiarkan.

Dan jika Allah sudah membiarkan…
siapa yang bisa menyelamatkan?


🌧 BAGIAN 7 – RENUNGAN TERDALAM

Takutlah jika:

• Dosa terasa biasa
• Maksiat terasa ringan
• Nasihat tidak menyentuh
• Tangisan tidak keluar lagi

Itu tanda hati mulai keras.

Hati yang keras tidak bisa menerima cahaya.


🔥 PUNCAK EMOSI 

Jamaah…

Mintalah kepada Allah:

Jangan Engkau biarkan kami.

Karena sekali Engkau biarkan…
kami akan tenggelam.


🤲 DOA 

“YA ALLAH JANGAN KUNCI HATI KAMI”

Ya Allah…
Ya Muqallibal qulub…

Engkau yang membolak-balikkan hati…

Jangan Engkau bolak-balikkan hati kami kepada kesesatan…

اللهم لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا
وهب لنا من لدنك رحمة

Ya Allah…
Jika hati kami mulai keras…
lembutkan…

Jika hati kami mulai gelap…
terangi…

Jika hati kami mulai sombong…
hancurkan kesombongan itu…

اللهم طهر قلوبنا
من النفاق
ومن الرياء
ومن الكبر
ومن الحسد

Ya Allah…
Jangan Engkau biarkan kami berjalan sendiri…

Jangan Engkau cabut taufiq dari kami…

Ya Allah…
Jika Engkau biarkan kami sesaat saja…
kami akan binasa…

Ya Allah…
Jadikan Al-Qur’an cahaya di hati kami…

Jangan jadikan kami termasuk orang yang Engkau biarkan dalam kesesatan…

Ya Allah…
Matikan kami dalam iman…

Kumpulkan kami bersama Nabi Muhammad ﷺ
di surga-Mu tanpa hisab…

آمين يا رب العالمين



Tidak ada komentar