LA ILAHA ILLALLAH: IZIN KESELAMATAN DI HADAPAN JAHANNAM
“LA ILAHA ILLALLAH: IZIN KESELAMATAN DI HADAPAN JAHANNAM”
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين،
نحمده ونستعينه ونستغفره،
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا،
من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له،
وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله،
اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Amma ba’du…
Wahai kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Hari ini kita tidak sedang bicara tentang dunia.
Tidak sedang bicara tentang rezeki, jabatan, atau umur panjang.
Hari ini…
kita bicara tentang satu hari
yang membuat para malaikat bergantung pada ‘Arsy,
hari yang membuat gunung meleleh karena takut,
hari yang membuat Jahannam berbicara,
dan hari di mana tidak ada yang selamat kecuali dengan izin Allah.
HARI SAAT BUMI DIGANTI
Allah berfirman:
يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ ۖ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
(QS. Ibrahim: 48)
Artinya:
“(Yaitu) pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya menghadap Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.”
Para ulama tafsir berkata:
- Ibnu Katsir رحمه الله: bumi itu putih bersih, tidak ada darah, tidak ada maksiat, tidak ada jejak dosa.
- Al-Qurthubi رحمه الله: bumi itu tidak pernah digunakan untuk bermaksiat, berbeda dengan bumi yang kita injak hari ini.
📚 Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi
Renungan:
Wahai saudara…
Bumi yang kita injak hari ini penuh dosa kita.
Langkah kaki kita…
menyimpan maksiat yang kita lupa,
namun Allah tidak lupa.
KEADAAN MANUSIA DI HARI KIAMAT
Dalam hadits yang agung ini, Rasulullah ﷺ bertanya:
“Wahai Jibril, bagaimana keadaan manusia pada hari kiamat?”
Jibril menjawab:
“Mereka berada di atas bumi putih bersih yang tidak pernah dilakukan dosa di atasnya.”
📚 Diriwayatkan dalam kitab-kitab mawa‘izh dan targhib
Renungan mendalam:
Hari itu tidak ada alas kaki kehormatan,
tidak ada pakaian kebesaran,
tidak ada jabatan,
tidak ada gelar ustadz, kyai, habib, profesor…
Yang ada hanyalah:
➡️ iman atau tidak
➡️ tauhid atau syirik
SAAT JAHANNAM BERNAFAS
Hadits ini menyebutkan:
“Ketika Jahannam mengeluarkan satu hembusan, para malaikat bergantung pada ‘Arsy, dan setiap malaikat berkata:
‘Wahai Rabbku, aku tidak meminta apa pun kecuali keselamatan diriku.’”
Allahu Akbar…
📌 Malaikat tidak pernah bermaksiat
📌 Malaikat selalu taat
📌 Tapi takutnya malaikat kepada Jahannam membuat mereka hanya minta selamat
📚 Makna ini sejalan dengan QS. At-Tahrim: 6 dan penjelasan ulama
Allah berfirman:
لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
“Para malaikat tidak pernah mendurhakai Allah…”
Renungan:
Kalau malaikat saja takut…
lalu kita yang tiap hari bergelimang dosa…
mengapa hati kita terasa aman?
GUNUNG MENJADI SEPERTI BULU
Allah berfirman:
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
(QS. Al-Qari‘ah: 5)
Artinya:
“Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”
Jibril menjelaskan:
“Yaitu wol yang dipintal.”
📚 Tafsir Ibnu Abbas, Tafsir Ath-Thabari
Renungan:
Gunung yang kokoh…
yang kita anggap tidak akan hancur…
di hadapan Jahannam melebur karena takut.
Lalu hati kita yang lebih lembut dari gunung…
mengapa tidak takut?
SAAT JAHANNAM BERBICARA
Allah berfirman kepada Jahannam:
“Wahai Jahannam, berbicaralah!”
Maka Jahannam berkata:
“Lā ilāha illallāh. Demi kemuliaan-Mu, sungguh hari ini aku akan membalas orang yang memakan rezeki-Mu namun menyembah selain-Mu. Tidak ada yang bisa melewatiku kecuali orang yang memiliki izin.”
📚 Makna ini dikuatkan oleh QS. Qaf: 30 dan hadits-hadits tentang Jahannam
Renungan menusuk:
- Makan rezeki Allah
- Menghirup udara Allah
- Hidup di bumi Allah
- Tapi menyembah selain Allah
Ini pengkhianatan paling besar.
APA ITU IZIN?
Rasulullah ﷺ bertanya:
“Wahai Jibril, apakah izin itu?”
Jibril menjawab:
“Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan selain Allah, maka ia telah melewati jembatan Jahannam.”
📚 Makna ini sejalan dengan hadits syafa’at dan tauhid
Rasulullah ﷺ bersabda:
« مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ »
“Barang siapa mengucapkan La ilaha illallah, maka ia masuk surga.”
📚 (HR. Bukhari & Muslim)
⚠️ Namun ulama menegaskan:
- Bukan sekadar lisan
- Tapi tauhid yang jujur
- Yang dibuktikan dengan amal
📚 Syarh Shahih Muslim – Imam An-Nawawi
DOA
اللهم إنا عبادك الضعفاء…
اللهم إنا نخاف يوم تقف فيه الجبال،
وتتكلم فيه النار،
وتضطرب فيه القلوب…
Ya Allah…
Jika malaikat saja hanya minta selamat…
maka bagaimana kami yang penuh dosa?
Ya Allah…
Jangan cabut nyawa kami kecuali dalam keadaan
Lā ilāha illallāh…
Ya Allah…
Jadikan syahadat kami izin keselamatan,
izin melewati Jahannam,
izin berteduh di bawah ‘Arsy-Mu…
Ya Allah…
Ampuni dosa kami, dosa orang tua kami,
guru-guru kami,
dan seluruh kaum muslimin…
وصلى الله على نبينا محمد
والحمد لله رب العالمين
Post a Comment