Malu: Mahkota Iman yang Hilang di Akhir Zaman
“Malu: Mahkota Iman yang Hilang di Akhir Zaman”
PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
الحمد لله رب العالمين،
نحمده ونستعينه ونستغفره،
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا،
من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له،
وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Di antara nikmat terbesar yang dicabut perlahan dari umat ini
bukan harta,
bukan jabatan,
bukan kekuasaan…
melainkan rasa MALU.
Hari ini:
- dosa dilakukan tanpa rasa bersalah
- maksiat dipamerkan tanpa takut
- aurat diumbar tanpa gentar
- lisan berbicara kotor tanpa rem
Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
«أَرْبَعٌ مِنْ سُنَنِ الْمُرْسَلِينَ… وَالْحَيَاءُ»
“Empat perkara termasuk sunnah para rasul… dan di antaranya adalah rasa malu.”
HAKIKAT MALU DALAM ISLAM (±10 MENIT)
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Malu dalam Islam bukan lemah,
bukan minder,
bukan rendah diri.
Malu adalah kekuatan iman.
Rasulullah ﷺ bersabda:
«الْحَيَاءُ مِنَ الْإِيمَانِ»
“Malu itu bagian dari iman.”
Dan bukan sekadar bagian kecil,
tetapi penjaga iman.
Jika malu hilang, Rasulullah ﷺ memberi peringatan keras:
«إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ»
“Jika engkau tidak punya rasa malu, maka lakukanlah apa saja yang engkau kehendaki.”
Ini bukan izin,
tapi ancaman.
MALU YANG BENAR MENURUT NABI ﷺ
Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه meriwayatkan:
Rasulullah ﷺ bersabda:
«اسْتَحْيُوا مِنَ اللَّهِ حَقَّ الْحَيَاءِ»
“Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar malu.”
Para sahabat berkata:
“Kami malu kepada Allah, wahai Rasulullah.”
Beliau bersabda (dan di sinilah ukurannya):
«فَلْيَحْفَظِ الرَّأْسَ وَمَا حَوَى
وَالْبَطْنَ وَمَا وَعَى
وَلْيَذْكُرِ الْمَوْتَ وَالْبِلَى…»
Maknanya:
- jaga pikiran dan pandangan
- jaga perut dan yang masuk ke dalamnya
- ingat kematian dan hancurnya jasad
- tinggalkan perhiasan dunia jika ingin akhirat
Bukan hanya malu saat dilihat manusia,
tapi malu saat sendirian dengan Allah.
DUA MACAM MALU
Al-Faqih Abu Laits As-Samarqandi رحمه الله berkata:
“Malu itu ada dua:
malu kepada manusia, dan malu kepada Allah.”
Malu kepada manusia:
- menutup aurat
- menjaga pandangan
- menjaga adab
Malu kepada Allah:
- merasa hina saat ingin bermaksiat
- takut nikmat-Nya digunakan untuk durhaka
- takut tubuh yang diberi Allah dipakai melawan-Nya
Inilah malu yang langka hari ini.
MALU PARA SAHABAT & SALAF
Salman Al-Farisi رضي الله عنه berkata:
“Aku lebih suka mati dan hidup kembali tiga kali, daripada melihat aurat seseorang atau auratku dilihat orang lain.”
Hari ini?
- aurat difoto
- direkam
- disebar
- dipamerkan
Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata:
“Allah melaknat orang yang melihat aurat dan yang auratnya dilihat.”
Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata:
“Masuk pemandian harus dengan dua penutup:
penutup aurat dan penutup mata.”
Artinya:
bukan hanya tubuh yang dijaga,
tapi pandangan juga disucikan.
BAHAYA PANDANGAN
Isa bin Maryam عليه السلام berkata:
“Hati-hatilah dari pandangan, karena pandangan menanamkan syahwat di dalam hati.”
Pandangan:
- satu detik → jadi khayalan
- khayalan → jadi keinginan
- keinginan → jadi dosa
- dosa → jadi kebiasaan
- kebiasaan → jadi kehancuran
Dan orang fasik didefinisikan oleh ulama:
“Orang yang tidak menundukkan pandangannya dari aurat manusia.”
ALLAH MAHA PEMALU
Nabi ﷺ bersabda:
«إِنَّ اللَّهَ حَيِيٌّ سِتِّيرٌ يُحِبُّ الْحَيَاءَ وَالسِّتْرَ»
“Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Menutupi, dan mencintai rasa malu serta penutupan aurat.”
Subhanallah…
Kita bermaksiat terang-terangan,
padahal Allah menutup aib kita setiap hari.
MALU DI USIA SENJA
Rasulullah ﷺ menangis, lalu bersabda:
“Allah malu kepada hamba yang rambutnya telah memutih dalam Islam untuk mengazabnya.”
Lalu Nabi ﷺ berkata:
“Tidakkah seorang yang telah tua dalam Islam malu kepada Allah untuk bermaksiat?”
Jika yang muda saja harus malu…
lalu bagaimana yang uban sudah memenuhi kepala?
PENUTUP
Jamaah rahimakumullah…
Jika hari ini:
- dosa terasa ringan
- aurat terasa biasa
- maksiat terasa wajar
maka bukan iman yang hilang seluruhnya,
tapi malu yang telah mati.
Dan jika malu mati…
iman akan menyusul.
DOA
اللهم يا الله…
kami datang dengan wajah yang sering tak tahu malu…
dengan tubuh yang sering kami pakai bermaksiat…
dengan mata yang sering kami lepaskan tanpa kendali…
Ya Allah…
Engkau Maha Menutup aib…
sementara kami justru membuka dosa…
Ya Allah…
tanamkan kembali rasa malu di hati kami…
malu saat ingin berdosa…
malu saat ingin melanggar…
malu saat ingin mengkhianati nikmat-Mu…
Ya Allah…
jika Engkau cabut rasa malu ini…
maka tidak ada lagi yang menahan kami dari neraka…
Ya Allah…
jaga pandangan kami…
sucikan lisan kami…
luruskan langkah kami…
dan tutupi aib kami di dunia dan akhirat…
Ya Allah…
jangan Engkau wafatkan kami
dalam keadaan tak punya rasa malu kepada-Mu…
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً
إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
وصلّى الله على نبينا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين
Aamiin… Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Post a Comment