PUASA: AMAL RAHASIA, JALAN TAUBAT, DAN PENYELAMAT DOSA
PUASA: AMAL RAHASIA, JALAN TAUBAT, DAN PENYELAMAT DOSA
PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Alhamdulillāh…
Segala puji hanya milik Allah.
Yang memberi kita iman,
yang masih memberi kita napas,
padahal dosa kita sering lebih banyak daripada amal.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
manusia paling mulia,
yang lapar karena puasa bukan karena diet,
yang kurus karena ibadah, bukan karena stres cicilan.
Jamaah rahimakumullah…
Hari ini kita akan bicara tentang puasa dan taubat.
Dua hal yang sering kita kagumi…
tapi jarang kita tekuni.
Puasa kita kagumi karena pahalanya besar,
taubat kita kagumi karena katanya bisa menghapus dosa.
Masalahnya,
yang kita kagumi sering tidak kita jalani.
Kita ini rajin puasa…
kalau sudah Ramadan.
Begitu Syawal,
kulkas kembali jadi imam besar. 😄
BAGIAN 1 — PUASA ITU AMAL PALING JUJUR
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Semua amal anak Adam untuknya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang membalasnya.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Jamaah…
Kenapa puasa disebut amal khusus?
Karena:
- Shalat bisa dilihat orang
- Sedekah bisa diumumkan
- Haji bisa difoto
- Tapi puasa… tidak ada saksi kecuali Allah
Antum bisa ngunci pintu,
minum sendirian,
tak ada yang tahu.
Kalau antum tetap puasa,
itu bukan karena manusia,
itu karena takut pada Allah.
Makanya Imam an-Nawawi berkata:
“Puasa adalah ibadah yang paling jauh dari riya’.”
💥 Tamparan lembut:
Kalau shalat kita masih ingin dipuji,
kalau sedekah kita masih ingin disebut,
maka puasa adalah ujian kejujuran iman.
BAGIAN 2 — PUASA MELATIH TAUBAT, BUKAN SEKADAR LAPAR
Puasa bukan sekadar menahan makan.
Kalau cuma menahan makan, diet juga bisa.
Puasa itu:
- Menahan mata
- Menahan lisan
- Menahan jari (ini berat… grup WA 😅)
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Siapa yang tidak meninggalkan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari)
Artinya apa?
Puasa tapi:
- Masih gibah
- Masih dendam
- Masih nipu timbangan
- Masih zalim ke pasangan
➡️ itu cuma lapar, bukan ibadah
💡 Humor pahit:
Puasa tapi mulut tetap pedas,
itu bukan ibadah,
itu nahan lapar sambil koleksi dosa.
BAGIAN 3 — PUASA & TAUBAT: DUA SAHABAT DOSA
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
“Wahai orang-orang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.”
(QS. At-Tahrim: 8)
Jamaah…
Taubat itu bukan:
- Nangis sebentar
- Terharu sesaat
- Lalu dosa diulang pelan-pelan
Taubat itu:
- Menyesal
- Berhenti
- Bertekad tidak mengulang
Puasa membantu taubat karena:
- Puasa melemahkan syahwat
- Puasa melembutkan hati
- Puasa mengingatkan kita: kita lemah
Orang yang lapar itu gampang sadar.
Yang susah sadar itu orang yang kenyang terus.
BAGIAN 4 — PUASA DI SAAT PANAS, DOSA RONTOK
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا بَاعَدَ اللَّهُ بِهِ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا
“Siapa yang berpuasa satu hari karena Allah, Allah jauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 tahun.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Bayangkan…
Haus kita di dunia:
- Paling 12 jam
- Paling sampai maghrib
Haus di neraka? ➡️ tidak ada maghrib
BAGIAN 5 — AYAMUL BIDH: TAUBAT RUTIN, BUKAN MUSIMAN
Rasulullah ﷺ bersabda:
صِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ صِيَامُ الدَّهْرِ
“Puasa tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Islam tidak minta kita ekstrem.
Islam minta konsisten.
Taubat juga begitu:
- Jangan nunggu Ramadan
- Jangan nunggu sakit
- Jangan nunggu tua
Karena mati tidak pernah janjian.
DOA
Allahumma…
Kami datang kepada-Mu bukan membawa amal,
tapi membawa dosa.
Bukan membawa keberanian,
tapi membawa rasa malu.
Ya Allah…
Betapa sering kami berpuasa,
tapi maksiat masih kami pelihara.
Betapa sering kami lapar,
tapi hati kami masih keras.
Ya Allah…
Ampuni puasa kami yang kosong,
ampuni taubat kami yang setengah-setengah.
Ampuni lisan kami yang masih melukai,
ampuni mata kami yang masih memandang haram,
ampuni hati kami yang masih cinta dunia.
Ya Allah…
Kalau Engkau tolak kami hari ini,
kepada siapa lagi kami berharap?
Kalau Engkau buka aib kami,
siapa yang sanggup menutupinya?
Ya Allah…
Terimalah puasa kami walau sedikit,
terimalah taubat kami walau terlambat.
Jadikan puasa kami penebus dosa,
bukan sekadar penahan lapar.
Jadikan taubat kami taubat nasuha,
bukan taubat yang diulang dosanya.
Ya Allah…
Tutup hidup kami dengan husnul khatimah,
jauhkan kami dari mati dalam maksiat.
Saat nyawa sampai di tenggorokan,
ingatkan kami kepada-Mu.
Saat kami tak mampu bicara,
jadikan kalimat terakhir kami:
Lā ilāha illallāh…
Rabbana taqabbal minna…
Innaka Antas-Samī‘ul ‘Alīm…
Walhamdulillāhi Rabbil ‘Ālamīn.
Post a Comment