Amal Ibadah dan Keikhlasan Menuju Surga
Amal Ibadah dan Keikhlasan Menuju Surga
Tafsir QS Al-Baqarah 110–112
1. Pembukaan
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Banyak orang mengaku beriman.
Banyak orang berkata mencintai Allah.
Tetapi pertanyaan besar yang diajukan oleh Al-Qur’an adalah:
Apakah iman itu terlihat dalam amal?
Karena iman yang sejati tidak hanya ada di hati.
Ia akan terlihat dalam perbuatan.
2. Membaca Ayat
Allah berfirman:
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ
“Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kebaikan apa pun yang kalian lakukan untuk diri kalian, kalian akan mendapatkannya di sisi Allah.”
(QS Al-Baqarah:110)
Kemudian Allah berfirman:
وَقَالُوْا لَنْ يَّدْخُلَ الْجَنَّةَ اِلَّا مَنْ كَانَ هُوْدًا اَوْ نَصٰرٰى
“Mereka berkata: Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani.”
(QS Al-Baqarah:111)
Allah menjawab dengan tegas:
تِلْكَ اَمَانِيُّهُمْ
“Itu hanyalah angan-angan mereka.”
Kemudian Allah berfirman:
بَلٰى مَنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهٗٓ اَجْرُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖ
“Siapa saja yang menyerahkan dirinya kepada Allah dan berbuat baik, maka baginya pahala di sisi Tuhannya.”
(QS Al-Baqarah:112)
3. Shalat dan Zakat: Bukti Iman
Saudara-saudaraku…
Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk beriman.
Allah memerintahkan shalat dan zakat.
Kenapa?
Karena shalat adalah hubungan manusia dengan Allah.
Sedangkan zakat adalah hubungan manusia dengan sesama.
Jika dua ibadah ini kuat…
maka masyarakat akan kuat.
Humor
Kadang manusia berkata:
“Saya beriman di hati.”
Tetapi ketika ditanya:
“Shalatnya bagaimana?”
Jawabannya:
“Masih dalam proses.”
Padahal kalau urusan makan…
tidak pernah berkata masih proses.
Iman sejati harus terlihat dalam amal.
4. Kritik Keras: Merasa Pasti Masuk Surga
Pada ayat berikutnya Allah mengkritik sikap yang sangat berbahaya.
Yaitu merasa pasti masuk surga.
Sebagian orang berkata:
“Kami adalah umat pilihan.”
“Kami pasti masuk surga.”
Allah menjawab:
“Itu hanya angan-angan.”
Surga tidak didapatkan dengan klaim.
Surga didapatkan dengan iman dan amal saleh.
5. Kisah Orang Saleh yang Takut Amal Tidak Diterima
Diriwayatkan bahwa khalifah saleh
Umar ibn Abd al-Aziz
sering menangis di malam hari.
Istrinya bertanya:
“Mengapa engkau menangis?”
Beliau menjawab:
“Aku takut jika amal yang aku lakukan tidak diterima oleh Allah.”
Subhanallah…
orang saleh justru paling takut amalnya tidak diterima.
Kisah Ulama yang Menangis
Diriwayatkan pula tentang ulama besar
Al-Hasan al-Basri.
Beliau berkata:
“Seorang mukmin selalu khawatir amalnya tidak diterima.”
Sedangkan orang munafik merasa aman dengan amalnya.
6. Renungan tentang Ikhlas
Saudara-saudaraku…
amal yang besar belum tentu diterima.
Shalat bisa menjadi cahaya.
Tetapi bisa juga menjadi sia-sia.
Sedekah bisa menjadi pahala besar.
Tetapi bisa juga hilang karena riya.
Karena itu Allah menyebut syarat penting:
وَهُوَ مُحْسِنٌ
“Dia berbuat baik dengan ikhlas.”
Ikhlas adalah rahasia antara manusia dengan Allah.
7. Renungan
Suatu hari kita akan berdiri di hadapan Allah.
Semua amal akan diperlihatkan.
Saat itu manusia berharap:
“Ya Allah, terimalah amal kami.”
Karena tanpa rahmat Allah…
tidak ada yang bisa selamat.
8. Penutup
Saudara-saudaraku…
jangan hanya berharap surga.
Tetapi persiapkan amal menuju surga.
Perbaiki shalat kita.
Perbaiki keikhlasan kita.
Karena yang dinilai oleh Allah bukan hanya banyaknya amal.
Tetapi ketulusan hati dalam beramal.
Doa
اللهم تقبل منا صلاتنا
Ya Allah terimalah shalat kami.
اللهم تقبل منا زكاتنا
Ya Allah terimalah zakat kami.
اللهم ارزقنا الإخلاص في أعمالنا
Ya Allah karuniakan kepada kami keikhlasan dalam amal kami.
اللهم لا تجعل أعمالنا هباءً منثوراً
Ya Allah jangan Engkau jadikan amal kami seperti debu yang berterbangan.
ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم
Wahai Tuhan kami terimalah amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
آمين يا رب العالمين
Post a Comment