Cinta Dunia dan Takut Mati
Cinta Dunia dan Takut Mati
Tafsir QS Al-Baqarah 94–96
1. Pembukaan
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Ada satu penyakit hati yang sangat berbahaya.
Penyakit ini bisa membuat manusia:
- menolak kebenaran
- membenci nasihat
- bahkan melawan para nabi
Penyakit itu adalah:
cinta dunia yang berlebihan.
Dan penyakit ini telah disebut oleh Allah dalam kisah Bani Israil.
2. Membaca Ayat
Allah berfirman:
قُلْ اِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ عِنْدَ اللّٰهِ خَالِصَةً مِّنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
“Katakanlah: Jika negeri akhirat di sisi Allah hanya khusus untuk kalian, maka berharaplah kalian kepada kematian jika kalian benar.”
(QS Al-Baqarah: 94)
Kemudian Allah berfirman:
وَلَنْ يَّتَمَنَّوْهُ اَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ
“Mereka tidak akan pernah mengharapkan kematian karena dosa yang telah mereka lakukan.”
(QS Al-Baqarah: 95)
Dan Allah melanjutkan:
وَلَتَجِدَنَّهُمْ اَحْرَصَ النَّاسِ عَلٰى حَيٰوةٍ
“Engkau akan mendapati mereka manusia yang paling rakus terhadap kehidupan.”
(QS Al-Baqarah: 96)
3. Tantangan Allah kepada Orang yang Mengaku Paling Dicintai
Pada masa itu sebagian orang Yahudi berkata:
“Kami adalah anak-anak Allah dan kekasih-Nya.”
Allah menjawab dengan tantangan yang sangat keras:
Kalau benar kalian kekasih Allah…
mengapa kalian takut mati?
Karena orang yang benar-benar mencintai Allah…
akan rindu bertemu dengan-Nya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ
“Barang siapa mencintai pertemuan dengan Allah, Allah pun mencintai pertemuan dengannya.”
(HR Bukhari dan Muslim)
4. Kritik Tajam: Cinta Dunia
Jamaah…
salah satu tanda lemahnya iman adalah:
terlalu mencintai dunia.
Rasulullah ﷺ pernah memperingatkan umatnya:
حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ
“Cinta dunia dan takut mati.”
(HR Abu Dawud)
Inilah penyakit yang akan melemahkan umat.
Bukan kurang jumlah.
Bukan kurang kekayaan.
Tetapi karena hati terlalu terikat dengan dunia.
Humor
Kadang manusia berkata:
“Saya siap mati kapan saja.”
Tetapi ketika dokter berkata:
“Bapak harus diet.”
Langsung panik.
Padahal baru disuruh mengurangi nasi, belum disuruh mengurangi umur.
Jamaah biasanya tertawa.
5. Kisah Ulama yang Menangis Karena Takut Mati
Diceritakan tentang ulama besar Sufyan Ats-Tsauri.
Beliau adalah ahli hadis besar.
Namun menjelang akhir hayatnya…
beliau sering menangis.
Muridnya bertanya:
“Wahai guru, mengapa engkau menangis?”
Beliau menjawab:
“Aku takut jika imanku dicabut sebelum aku mati.”
Subhanallah…
ulama sebesar itu masih takut.
Sementara kita kadang merasa aman.
6. Kisah Ulama Lain
Diriwayatkan pula dari Imam Ahmad ibn Hanbal.
Menjelang wafatnya beliau masih berdoa:
“Ya Allah, selamatkan aku… selamatkan aku…”
Padahal beliau adalah imam besar Islam.
Ini menunjukkan betapa para ulama sangat takut menghadapi kematian.
7. Visualisasi Sakaratul Maut
Saudara-saudaraku…
suatu hari akan datang saat yang tidak bisa dihindari.
Saat itu disebut:
sakaratul maut.
Allah berfirman:
وَجَآءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ
“Datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya.”
(QS Qaf: 19)
Bayangkan saat itu…
nafas mulai berat.
tangan mulai dingin.
mata mulai melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain.
Rasulullah ﷺ sendiri ketika sakaratul maut berkata:
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ إِنَّ لِلْمَوْتِ سَكَرَاتٍ
“Tidak ada Tuhan selain Allah, sungguh kematian memiliki sakarat.”
(HR Bukhari)
8. Detik-detik Terakhir
Saat sakaratul maut…
anak dan keluarga berdiri di sekeliling kita.
Tetapi tidak ada yang bisa menolong.
Allah berfirman:
كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ
“Sekali-kali tidak! Ketika nyawa telah sampai di tenggorokan.”
(QS Al-Qiyamah: 26)
Saat itu manusia baru sadar.
Tetapi sudah terlambat.
9. Renungan yang Menggetarkan
Saudara-saudaraku…
setiap hari kita mengantar jenazah.
Setiap hari kita melihat kuburan.
Tetapi jarang kita berpikir:
suatu hari kita yang akan diantar ke sana.
Kita sibuk membangun rumah.
Tetapi lupa mempersiapkan rumah di akhirat.
10. Penutup
Jangan sampai kita menjadi seperti orang yang disebut dalam ayat ini:
manusia yang paling cinta kehidupan dunia.
Karena dunia hanya sementara.
Sedangkan akhirat adalah kehidupan yang sebenarnya.
Allah berfirman:
وَاِنَّ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ
“Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya.”
(QS Al-Ankabut: 64)
Doa
اللهم اجعل خير أعمالنا خواتيمها
Ya Allah jadikan akhir amal kami sebagai amal terbaik.
اللهم اجعل خير أيامنا يوم نلقاك
Ya Allah jadikan hari terbaik kami adalah hari ketika kami bertemu dengan-Mu.
اللهم هون علينا سكرات الموت
Ya Allah mudahkanlah sakaratul maut kami.
اللهم اختم حياتنا بلا إله إلا الله
Ya Allah tutuplah hidup kami dengan kalimat
لا إله إلا الله محمد رسول الله
آمين يا رب العالمين
Post a Comment