Ketika Perintah Allah Sudah Jelas, Mengapa Masih Banyak Alasan?


“Ketika Perintah Allah Sudah Jelas, Mengapa Masih Banyak Alasan?”


1. Pembukaan

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…

Di antara penyakit hati manusia adalah:

banyak alasan ketika diperintah Allah.

Bukan tidak tahu.
Bukan tidak mampu.

Tetapi hati yang enggan untuk taat.

Inilah yang digambarkan Allah dalam kisah Bani Israil dengan sapi yang harus disembelih.


2. Ayat yang Dibahas

Allah berfirman:

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا هِيَۙ اِنَّ الْبَقَرَ تَشٰبَهَ عَلَيْنَاۗ وَاِنَّآ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَمُهْتَدُوْنَ

“Mereka berkata: Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang sapi itu, karena sapi itu masih samar bagi kami. Dan insyaAllah kami akan mendapat petunjuk.”
(QS Al-Baqarah: 70)


3. Penjelasan Tafsir

Pada ayat sebelumnya Allah sudah menjelaskan:

  • umur sapi
  • warna sapi

Namun Bani Israil masih berkata:

“Sapi itu masih samar bagi kami.”

Padahal sebenarnya mereka hanya menunda ketaatan.


4. Tafsir Ibnu Katsir

Dalam kitab:

تفسير القرآن العظيم

Ibnu Katsir menjelaskan:

إنهم شددوا فشدد الله عليهم

“Mereka mempersulit diri mereka sendiri, maka Allah pun mempersulit mereka.”

(Tafsir Ibn Katsir)


5. Tafsir Imam Al-Qurthubi

Dalam kitab:

الجامع لأحكام القرآن

Imam Qurthubi menjelaskan:

هذا من تعنت بني إسرائيل وكثرة سؤالهم

“Ini adalah bentuk keras kepala Bani Israil dan banyaknya pertanyaan mereka.”


6. Mereka Berkata “InsyaAllah”

Menariknya, mereka berkata:

وَاِنَّآ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَمُهْتَدُوْنَ

“InsyaAllah kami akan mendapat petunjuk.”

Ini menunjukkan:

Mereka mulai sadar bahwa mereka telah berlebihan bertanya.

Namun tetap saja mereka belum langsung taat.


7. Dalil Larangan Banyak Bertanya

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menanyakan sesuatu yang jika dijelaskan kepada kalian justru akan menyusahkan kalian.”
(QS Al-Maidah: 101)


8. Hadis Nabi Tentang Banyak Bertanya

Rasulullah ﷺ bersabda:

ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ

“Biarkan aku selama aku membiarkan kalian. Sesungguhnya umat sebelum kalian binasa karena banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka.”

(HR Bukhari dan Muslim)


9. Karakter Mukmin Berbeda

Orang beriman ketika mendengar perintah Allah berkata:

سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا

“Kami dengar dan kami taat.”

(QS Al-Baqarah: 285)

Sedangkan Bani Israil berkata:

سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا

“Kami dengar tetapi kami durhaka.”

(QS An-Nisa: 46)


10. Hikmah Besar Dari Kisah Ini

1. Jangan menunda ketaatan

Allah berfirman:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ

“Tidak pantas bagi orang beriman ketika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan sesuatu lalu mereka masih punya pilihan lain.”
(QS Al-Ahzab: 36)


2. Agama itu mudah

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ

“Sesungguhnya agama ini mudah.”

(HR Bukhari)


11. Humor Ceramah (biar jamaah hidup)

Kadang kita seperti Bani Israil.

Allah bilang:

“Bangun shalat Subuh.”

Kita tidak tanya:

“Bagaimana supaya lebih khusyuk?”

Tapi yang ditanya:

“Kalau alarm HP bunyinya adzan boleh gak ustadz?”

😆

Allah bilang:

“Jangan ghibah.”

Yang ditanya:

“Kalau cuma ngomong fakta gimana?”

😂

Allah bilang:

“Perbanyak sedekah.”

Yang ditanya:

“Kalau sedekahnya pakai koin receh yang bunyinya paling keras boleh gak?”

😆

Kadang kita sibuk debat detail kecil tapi lupa melaksanakan yang besar.


12. Kisah Sahabat Nabi

Berbeda dengan Bani Israil.

Para sahabat ketika turun ayat:

فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ

“Maka berhentilah kalian (dari khamar).”

(QS Al-Maidah: 91)

Mereka langsung berkata:

انتهينا ربنا انتهينا

“Kami berhenti ya Rabb, kami berhenti.”

(HR Bukhari)

Tidak ada debat.

Tidak ada alasan.


13. Renungan Penutup

Jamaah…

Masalah terbesar manusia bukan kurang ilmu.

Masalah terbesar manusia adalah kurang ketaatan.

Perintah Allah sudah jelas.

Tapi hati sering berkata:

“Nanti.”


14. Doa Penutup

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك

Ya Allah yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu.

اللهم اجعلنا من الذين يقولون سمعنا وأطعنا

Ya Allah jadikan kami termasuk orang yang berkata:
kami dengar dan kami taat.

اللهم لا تجعلنا من القوم المعاندين

Ya Allah jangan jadikan kami termasuk orang yang keras kepala.

آمين يا رب العالمين



Tidak ada komentar