Hijrah, Sabar, dan Perjuangan Menuju Rahmat Allah
Ceramah: Hijrah, Sabar, dan Perjuangan Menuju Rahmat Allah
Mukadimah
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمِحَنَ سَبَبًا لِرَفْعِ الدَّرَجَاتِ، وَجَعَلَ الصَّبْرَ وَالْهِجْرَةَ وَالْجِهَادَ سَبِيْلًا إِلَى الْجَنَّاتِ.
نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Amma ba’du.
Jamaah rahimakumullah…
Dalam hidup ini tidak ada iman tanpa ujian. Semakin tinggi iman seseorang, semakin besar pula ujian yang datang. Tetapi kabar gembiranya, setiap kesabaran dan perjuangan tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah.
Ayat Pokok Ceramah
Al-Qur’an Surah An-Naḥl Ayat 110
ثُمَّ اِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِيْنَ هَاجَرُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا فُتِنُوْا ثُمَّ جَاهَدُوْا وَصَبَرُوْاۚ اِنَّ رَبَّكَ مِنْۢ بَعْدِهَا لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artinya:
“Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah setelah mengalami cobaan, kemudian mereka berjihad dan bersabar; sungguh Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. An-Naḥl: 110)
1. Jalan Iman Pasti Diuji
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Ayat ini menceritakan para sahabat Nabi ﷺ:
- disiksa,
- dihina,
- diusir,
- dipaksa meninggalkan iman.
Tetapi mereka tetap bertahan.
Di antara mereka:
- Ammar bin Yasir
- Bilal bin Rabah
- Khabbab bin Al-Aratt
Mereka rela kehilangan dunia demi mempertahankan iman.
Dalil Al-Qur’an
Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 214
اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ
Artinya:
“Apakah kalian mengira akan masuk surga padahal belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana orang-orang sebelum kalian?”
(QS. Al-Baqarah: 214)
Penjelasan Ulama
Ibnu Katsir menjelaskan: Allah menguji orang beriman agar terlihat siapa yang benar-benar jujur imannya dan siapa yang hanya mengaku-ngaku.
Humor
Sekarang ujian hidup kadang beda…
Dulu sahabat diuji dengan cambuk.
Sekarang ada yang galau karena: chat-nya cuma dibaca centang dua.
Baru tidak dibalas 5 menit: langsung: “Ya Allah… berat sekali ujian hidup ini…”
Padahal Bilal dulu ditindih batu di padang pasir tetap berkata: “Ahad… Ahad…”
2. Hijrah Tidak Selalu Pindah Tempat, Tapi Pindah Menuju Allah
Jamaah rahimakumullah…
Hijrah bukan sekadar pindah kota.
Tetapi:
- pindah dari maksiat menuju taat,
- dari malas menuju ibadah,
- dari lalai menuju dzikir,
- dari dosa menuju taubat.
Hadis Nabi ﷺ
HR. Bukhari dan Muslim
وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ
Artinya:
“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)
Penjelasan Ulama
Imam An-Nawawi menjelaskan: Hijrah yang paling utama adalah meninggalkan dosa menuju ketaatan.
Humor
Sekarang banyak orang bilang: “Saya sudah hijrah.”
Alhamdulillah bagus.
Tapi kadang yang hijrah baru:
- gamisnya,
- caption Instagram-nya,
- foto profilnya.
Emosinya masih sama: sedikit-sedikit ngamuk.
(beri jeda jamaah tertawa)
Hijrah itu bukan hanya ganti penampilan… tetapi ganti kebiasaan.
3. Sabar Adalah Kunci Kemenangan
Jamaah sekalian…
Allah memuji mereka karena:
وَصَبَرُوا
“Dan mereka bersabar.”
Karena tanpa sabar: iman mudah runtuh.
Dalil Al-Qur’an
Al-Qur’an Surah Az-Zumar Ayat 10
اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya:
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS. Az-Zumar: 10)
Hadis Tentang Sabar
HR. Bukhari dan Muslim
وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ
Artinya:
“Barang siapa berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya sabar.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)
Penjelasan Ulama
Imam Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin menjelaskan: Sabar adalah kendaraan menuju kemenangan dunia dan akhirat.
Humor
Kadang manusia bilang: “Ya Allah, aku tidak kuat…”
Padahal yang dihadapi:
- sinyal lemot,
- AC mati,
- nasi goreng terlalu pedas.
Kalau sahabat Nabi hidup di zaman sekarang mungkin bingung: “Ini ujian atau manja?”
4. Allah Maha Pengampun dan Penyayang
Jamaah rahimakumullah…
Ayat ini ditutup dengan:
لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Artinya: sebesar apa pun dosa manusia, kalau mau kembali kepada Allah, pintu taubat masih terbuka.
Dalil Al-Qur’an
Al-Qur’an Surah Az-Zumar Ayat 53
قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ
Artinya:
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan berputus asa dari rahmat Allah.”
(QS. Az-Zumar: 53)
Humor
Sekarang banyak orang: kalau memori HP penuh langsung dibersihkan.
Tetapi hati penuh:
- iri,
- dengki,
- sombong,
- dosa…
Tidak pernah dibersihkan.
Ada juga: rajin update story tiap jam, tetapi doa kepada Allah jarang update.
Padahal yang paling penting bukan update status… tetapi update iman.
Pesan Inti Ceramah
1. Orang beriman pasti diuji
2. Hijrah adalah meninggalkan dosa menuju Allah
3. Sabar adalah kunci kemenangan
4. Rahmat Allah lebih besar daripada dosa kita
Jangan menyerah dalam memperbaiki diri. Karena Allah mencintai hamba yang terus kembali kepada-Nya.
Doa
اللّٰهُمَّ ثَبِّتْنَا عَلَى الْإِيْمَانِ وَالْهِجْرَةِ وَالِاسْتِقَامَةِ.
اللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الصَّابِرِيْنَ وَالتَّائِبِيْنَ وَالْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِكَ.
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَتَقَبَّلْ تَوْبَتَنَا وَارْحَمْ ضَعْفَنَا.
اللّٰهُمَّ اجْعَلْ آخِرَ كَلَامِنَا مِنَ الدُّنْيَا لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Post a Comment