Ketika Semua Akhirnya Tunduk kepada Allah

Materi Ceramah

“Ketika Semua Akhirnya Tunduk kepada Allah”

Tadabbur Al-Qur'an Surah Surah An-Naḥl Ayat 87


Pembukaan

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ الْمُلْكُ وَالْعَظَمَةُ وَالْكِبْرِيَاءُ، وَإِلَيْهِ يَرْجِعُ الْخَلْقُ كُلُّهُمْ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي دَعَا النَّاسَ إِلَى التَّوْحِيْدِ قَبْلَ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمُ الْحَسْرَةِ وَالنَّدَامَةِ.

Amma ba’du…

Jamaah yang dirahmati Allah…

Di dunia ini banyak manusia:

  • keras kepala
  • sombong
  • merasa paling hebat
  • tidak mau tunduk kepada Allah

Tetapi akan datang satu hari… semua manusia akhirnya tunduk.

Bukan karena ingin… tetapi karena tidak ada pilihan lagi.


Ayat Utama

Firman Allah

Surah An-Naḥl ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ِۨالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ

Artinya:
“Dan pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan.”


Penjelasan Ayat

Ayat ini menggambarkan keadaan orang-orang musyrik pada hari kiamat.

Dulu di dunia:

  • mereka sombong
  • membantah ayat Allah
  • menyembah selain Allah
  • merasa aman dengan kekuatan dunia

Tetapi di akhirat: semua kesombongan hancur.


Semua Akhirnya Menyerah

Allah menggunakan kata:

السَّلَمَ

yang berarti:

  • tunduk
  • menyerah
  • pasrah total

Tetapi sayangnya… ketundukan itu datang terlambat.


Penyesalan Orang-Orang Berdosa

Surah As-Sajdah ayat 12

رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ

Artinya:
“Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal saleh. Sungguh kami sekarang yakin.”

Tetapi… permintaan itu sudah tidak diterima lagi.


Semua Sesembahan Hilang

Allah berfirman:

وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ

“Lenyaplah semua yang mereka ada-adakan.”

Dulu mereka percaya:

  • berhala bisa menolong
  • kekuasaan bisa menyelamatkan
  • uang bisa melindungi
  • manusia bisa menjadi sandaran mutlak

Ternyata semuanya hilang.


Tafsir Para Ulama

Tafsir Ibnu Katsir

Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim beliau menjelaskan:

Semua sembahan selain Allah akan lenyap dan tidak mampu memberikan manfaat sedikit pun kepada penyembahnya.


Tafsir Al-Baghawi

Dalam Ma’alim at-Tanzil disebutkan:

Mereka menyerah kepada Allah setelah menyaksikan azab dan hilangnya semua harapan palsu.


Ketundukan yang Terlambat

Jamaah…

Iman yang diterima adalah: iman sebelum melihat azab.

Kalau sudah melihat neraka… semua orang juga akan percaya.


Contoh Fir’aun

Ketika tenggelam, Fir’aun berkata:

Surah Yunus ayat 90

اٰمَنْتُ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا الَّذِيْٓ اٰمَنَتْ بِهٖ بَنُوْٓا اِسْرَاۤءِيْلَ

Artinya:
“Aku beriman bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang diimani Bani Israil.”

Tetapi Allah menolak imannya karena sudah terlambat.


Hadis Tentang Taubat

Rasulullah ﷺ bersabda:

اِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ

Artinya:
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.”

(HR. Jami' at-Tirmidzi)


Jangan Menunggu Dipaksa Tunduk

Hari ini manusia masih punya pilihan:

  • mau salat atau tidak
  • mau taat atau tidak
  • mau bertaubat atau tidak

Tetapi nanti… semua akan tunduk secara paksa.


Ulasan Ulama

Perkataan Hasan al-Bashri

Dunia hanyalah mimpi. Ketika kematian datang, manusia baru terbangun.


Perkataan Imam Ibnul Jauzi

Dalam Shaid al-Khathir beliau berkata:

Orang yang cerdas adalah yang tunduk kepada Allah sebelum dipaksa tunduk di akhirat.


Humor 

Jamaah…

Kadang manusia itu aneh.

Waktu muda: susah disuruh salat.

Begitu sakit: baru bilang:

“Tolong putarkan murottal…”

Waktu sehat: azan dianggap backsound.

Begitu masuk rumah sakit: baru hafal doa lengkap.

Ada juga: kalau ditegur ustaz: marah.

Tapi kalau ditegur dokter: langsung diet total.

Dokter bilang:

“Kurangi gula.”

Besok langsung: tidak minum es teh lagi.

Tapi Allah bilang:

“Jangan tinggalkan salat.”

Jawabannya:

“Nanti dulu…”


Dunia Akan Berakhir

Semua yang dibanggakan manusia akan hilang:

  • rumah
  • mobil
  • jabatan
  • pengikut
  • popularitas

Yang tersisa hanyalah:

  • iman
  • amal
  • keikhlasan

Dalil Tentang Hari Penyesalan

Surah Al-Mu’minun ayat 99–100

رَبِّ ارْجِعُوْنِۙ
لَعَلِّيْٓ اَعْمَلُ صَالِحًا فِيْمَا تَرَكْتُ

Artinya:
“Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat kebajikan terhadap yang telah aku tinggalkan.”

Tetapi kesempatan itu sudah habis.


Pelajaran Besar dari Ayat

1. Semua manusia akhirnya tunduk kepada Allah

2. Kesombongan dunia akan hancur

3. Semua sesembahan selain Allah akan lenyap

4. Taubat harus dilakukan sebelum terlambat

5. Keselamatan hanya dengan tauhid dan amal saleh


Muhasabah

Mari bertanya:

  • apakah kita sudah tunduk kepada Allah dengan ikhlas?
  • apakah kita masih menunda taubat?
  • apakah dunia lebih besar dalam hati kita daripada akhirat?

Karena nanti… semua manusia akan berkata:

“Ya Allah, kami percaya…”

Tetapi pengakuan itu tidak lagi berguna.


Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah…

Hari ini adalah waktu pilihan. Besok di akhirat adalah waktu pembalasan.

Hari ini kita bisa sujud dengan sukarela. Jangan sampai nanti sujud karena terpaksa dan penyesalan.


Doa 

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْخَاضِعِينَ لَكَ فِي الدُّنْيَا قَبْلَ الْخُضُوعِ لَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَتُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةً نَصُوحًا قَبْلَ الْمَوْتِ.

“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang tunduk kepada-Mu di dunia sebelum tunduk kepada-Mu pada hari kiamat, dan terimalah taubat kami dengan taubat yang sebenar-benarnya sebelum datang kematian.”

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Tidak ada komentar